Pria asal Hunan Ditahan di Pusat Cuci Otak karena Keyakinannya

Pada 19 Juli pukul 23.00, Lei Yangfan dihentikan oleh polisi saat hendak naik kereta api. Warga Kota Changsha, Provinsi Hunan tersebut kemudian ditangkap dan ditahan di Kantor Polisi Sifangping semalam.

Keesokan harinya, polisi berupaya memaksa Lei untuk memberikan informasi mengenai orang lain yang berlatih Falun Gong dan menuliskan pernyataan untuk melepaskan keyakinannya. Polisi memborgol tangannya ke belakang, menampar, serta mencekiknya. Akibat insiden tersebut, leher Lei mengalami terkilir dan luka sayat.

Karena Lei menolak untuk bekerja sama, polisi membawanya ke Pusat Cuci Otak Laodaohe dan ia ditahan di sana sejak saat itu. Ibunya, yang telah berusia 70-an tahun, mendesak pihak berwenang untuk segera membebaskannya.

Lei, 48 tahun, sebelumnya merupakan manajer HR di Bank of China Cabang Hunan. Ia dan istrinya sama-sama berlatih Falun Gong, namun istrinya berhenti berlatih dan menceraikannya akibat tekanan dari penganiayaan tersebut.

Lei juga kehilangan pekerjaannya karena mempertahankan keyakinannya. Selama bertahun-tahun, ia telah berulang kali ditangkap, dilecehkan, dan ditahan di pusat-pusat cuci otak. Ia pernah menjalani dua masa hukuman di kamp kerja paksa selama empat tahun, dan selama periode tersebut ia nyaris tewas akibat penyiksaan. Saat ia berada di dalam tahanan, orang tuanya yang lanjut usia harus berjuang keras untuk merawat putri Lei serta saudara perempuannya yang menyandang disabilitas mental.

Sebelum penangkapan terakhirnya, ia ditangkap di sebuah kafe internet di Changsha pada 8 Mei 2010 dan ditahan di Pusat Cuci Otak Laodaohe hingga 27 Mei 2010. Ia kemudian dikirim ke Kamp Kerja Paksa Xinkaipu tanpa melalui prosedur hukum yang semestinya.

Selama masa tahanannya, Lei melakukan aksi mogok makan sebagai bentuk protes terhadap penganiayaan tersebut. Menanggapi hal itu, penjaga melakukan pencekokan makanan secara paksa dengan kekerasan. Akibat penyiksaan tersebut, gigi-giginya mulai goyah.

Informasi kontak para pelaku:

Yang Jia (杨佳), petugas Komite Jalan Sifangping: +86-13874991935

Lu Zexi (卢泽希), petugas Kantor Polisi Sifangping: +86-18874920867

(Informasi kontak pelaku lainnya tersedia dalam artikel asli berbahasa China.)

Laporan terkait:

Lei Yangfan Menggugat Jiang Zemin atas Penahanan Ilegal dan Penyiksaan Terkait Keyakinannya

Lei Yangfan Melakukan Aksi Mogok Makan untuk Memprotes Penganiayaan di Kamp Kerja Paksa Xinkaipu

Lei Yangfan Ditahan secara Ilegal, Hak Banding Ditolak

Lei Yangfan Melakukan Aksi Mogok Makan di Pusat Cuci Otak

Lei Yangfan Ditangkap dan Dipukuli Dua Kali dalam Sebulan oleh Polisi dari Kota Changsha

Pembebasan Praktisi yang Berulang Kali Dianiaya, Lei Yangfan dari Kota Changsha, Provinsi Hunan – Upaya Penyelamatan Mendesak Memungkinkan Pembebasannya

Putri dari Warga Negara Taiwan, Zhou Pinjun, Ditahan tanpa Pengadilan Selama Satu Tahun, Kemudian Divonis Tujuh Tahun Penjara

Berdasarkan laporan asli dari Minghui.org

Pria asal Hunan Ditahan di Pusat Cuci Otak Setelah Penangkapan Terbaru Terkait Keyakinannya | Falun Dafa – Minghui.org

Share