Kampanye penganiayaan terhadap Falun Gong di Tiongkok telah menghancurkan kehidupan puluhan juta orang. Berikut adalah beberapa indikator kunci yang dihimpun dari para jurnalis Barat dan aktivis hak asasi manusia di luar negeri.
Selama dua dekade terakhir, berbagai lembaga HAM internasional secara independen telah mendokumentasikan pelanggaran HAM yang sistematis di Tiongkok. Laporan-laporan tersebut mengungkap praktik penyiksaan hingga kematian dalam tahanan yang dialami oleh para praktisi Falun Gong.
Departemen Luar Negeri AS telah menyoroti penganiayaan terhadap Falun Gong dalam laporan tahunannya, begitu pula dengan negara-negara lain. Dua resolusi yang mengecam penganiayaan tersebut telah disahkan di Kongres AS, dan resolusi serupa juga telah disahkan di berbagai parlemen Eropa.
Ketika rezim Tiongkok membuat peliputan langsung mengenai Falun Gong adalah hal yang mustahil. Namun, laporan media arus utama di awal penganiayaan ditambah beberapa laporan terkini dari para jurnalis pemberani, telah memberikan gambaran nyata mengenai kondisi Falun Gong di Tiongkok.
Propaganda gencar Partai Komunis Tiongkok (PKT) terhadap Falun Gong terkadang masuk ke dalam laporan media Barat, sehingga kebenaran terkadang sulit dibedakan dari fiksi. Di sini, kami menelusuri beberapa kesalahpahaman yang paling umum terjadi.
Sebagai publikasi utama Falun Dafa Info Center, majalah Compassion merangkum peringatan 20 tahun penganiayaan di Tiongkok. Majalah ini mengulas lebih dalam mengenai isu Falun Gong, metode penganiayaan, serta kisah-kisah pribadi dari seluruh dunia yang terdampak oleh krisis HAM di Tiongkok.
Share
Join Our Newsletter
Sign up today and join our monthly email list.
Kami menggunakan kuki untuk meningkatkan pengalaman anda di situs web ini. Dengan melanjutkan penggunaan situs kami, anda menyetujui penggunaan kuki tersebut.