Tentang Kami
Falun Dafa Information Center berkantor pusat di New York dan seluruh operasionalnya dijalankan oleh tim staf serta relawan yang berdedikasi tinggi. Keberhasilan kerja organisasi ini didukung oleh para ahli dari berbagai bidang profesional. InfoCenter ini menjadi wadah bagi mereka yang berpengalaman dalam penelitian hak asasi manusia, advokasi pemerintah, penerjemahan, sejarah dan budaya Tiongkok, hingga teknologi informasi.
Berikut adalah susunan staf kami:
Levi Browde
Direktur Eksekutif
Selama 20 tahun terakhir, Levi telah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Falun Dafa Information Center. Ia telah diwawancarai dan dikutip oleh berbagai media ternama seperti New York Times, Wall Street Journal, Chicago Tribune, CNN, Associated Press, TIME Magazine, BBC, AFP, dan outlet media lainnya. Ia juga sering menjadi pembicara mengenai Falun Gong dan HAM di Tiongkok dalam berbagai pengarahan di Capitol Hill, Washington DC, serta pada sesi HAM PBB di Jenewa, Swiss. Ia menempuh studi tentang Ekonomi dan Studi Asia Timur di Wesleyan University dan merupakan pendukung setia budaya tradisional Tiongkok. Saat ini, ia menetap di New York bersama istri dan kedua putranya.
Terhubung dengan Levi:
Erping Zhang
Direktur Pemerintah dan Advokasi
Erping telah berpengalaman menjadi panelis di Parlemen Eropa, Kongres AS, serta Parlemen Italia, Swedia, Norwegia, dan Jepang, hingga Majelis Nasional Korea Selatan. Beliau juga pernah berbicara di hadapan Komisi Hak Asasi Manusia PBB, Council on Foreign Relations, serta di universitas ternama seperti Harvard, Yale, Princeton, University of Toronto, dan Stockholm University—tempat ia pernah menjadi Peneliti Tamu (Guest Scholar). Publikasi Mr. Zhang di AS, Swedia, Italia, Belgia, dan Australia telah mencakup berbagai topik seperti hubungan Tiongkok-Uni Eropa, keamanan siber, kebebasan internet, serta hak asasi manusia di Tiongkok. Mr. Zhang merupakan lulusan dari Beijing International Studies University, Fletcher School of Law and Diplomacy, serta John F. Kennedy School of Government di Harvard, di mana ia terpilih sebagai Edward Mason Fellow.
Terhubung dengan Erping:
Larry Liu, Ph.D.
Wakil Direktur Pemerintah dan Advokasi
Dr. Liu tinggal di Washington D.C. dan telah aktif dalam upaya advokasi serta edukasi publik terkait Falun Gong selama lebih dari dua dekade. Beliau sering menjadi pembicara dalam berbagai forum dan konferensi pers di Washington D.C., serta bertugas sebagai penghubung bagi kantor-kantor Kongres Amerika Serikat. Pernyataan-pernyataan beliau telah dimuat di media-media ternama seperti Washington Post, St. Louis Post-Dispatch, dan Boston Globe. Secara akademis, Dr. Liu meraih gelar Ph.D. di bidang statistik dari Washington University di St. Louis, setelah sebelumnya menyelesaikan pendidikan sarjana (B.S.) matematika terapan di Tsinghua University, Beijing. Selain menjadi relawan di Falun Dafa Information Center, beliau sempat mengajar di American University selama lima tahun dan saat ini bekerja sebagai ahli statistik senior di Rockville, Maryland. Dr. Liu lahir di Provinsi Liaoning, Tiongkok, dan pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1995,
Terhubung dengan Larry:
Cynthia Sun
Peneliti Senior
Cynthia Sun tinggal di New York dan memiliki spesialisasi dalam dokumentasi penganiayaan, penindasan lintas negara, serta kebijakan publik. Ia merupakan penulis laporan tentang pengaruh Tiongkok di kampus-kampus Amerika, yang karyanya turut disorot oleh Hudson Institute dan Radio Free Asia. Cynthia telah memberikan pemaparan di berbagai lembaga penting, termasuk Council of Foreign Relations, Harvard University, dan Kongres. Kesaksian terbarunya mengenai kontrol negara terhadap agama di Tiongkok diterbitkan oleh USCIRF pada Oktober 2025. Ia juga baru saja menyelesaikan program beasiswa penelitian (fellowship) di bidang Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di First Freedom Foundation pada September 2025. Sebelum bergabung dengan Falun Dafa Information Center, Cynthia pernah bekerja sebagai peneliti afiliasi di Innovations for Peace and Development serta di Edward A. Clark Center for Australian & New Zealand Studies.
Terhubung dengan Cynthia:
Mark Yang
Peneliti, Petugas Advokasi
Mark Yang bertugas di Washington D.C. untuk mendukung kegiatan edukasi publik melalui advokasi dan penelitian. Ia sering mewakili organisasi dalam berbagai forum dan konferensi pers di Capitol Hill Secara akademis, Mark meraih gelar Magister (M.A.) di bidang Kebijakan dan Perdagangan Global serta gelar Sarjana (B.A.) di bidang Ekonomi dari George Mason University. Karena kepeduliannya yang besar terhadap hak asasi manusia, ia telah mendedikasikan diri sebagai relawan selama 14 tahun dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan gerakan akar rumput yang berfokus pada Tiongkok, sebelum akhirnya bergabung dengan Falun Dafa Information Center. Selain itu, ia juga aktif sebagai Analis Tiongkok di sebuah perusahaan konsultan yang berbasis di New York.
Terhubung dengan Mark:
Ben Maloney
Direktur Penjangkauan Digital
Nick Haley
Researcher
Connect with Nick:
Alex Zhang
Peneliti
Alex meraih gelar Master di bidang Administrasi Publik dari Rockefeller College of Public Affairs and Policy, University at Albany. Sebelum bergabung dengan Pusat Informasi Falun Dafa, Alex bekerja sebagai analis di U.S. Government Accountability Office (Lembaga Akuntabilitas Pemerintah AS), serta pernah bertugas sebagai pegawai sipil di berbagai instansi pemerintah federal dan negara bagian. Alex mahir berbahasa Mandarin dan memiliki keahlian dalam penelitian, analisis kebijakan, serta pemahaman mendalam mengenai peraturan federal dan opini publik.
Terhubung dengan Alex:
Rachael Yu
Communications Officer
Rachael produces social media content to enhance outreach and awareness for the Center. She has a degree in architectural and graphic design from the University of Toronto, in addition to a summer intensive from the Institute of Classical Art and Architecture. Previously, Rachael worked in magazine production and content production related to human rights in China.
Connect with Rachael:
Scott Chinn
Direktur Urusan Komunitas
Scott adalah seorang insinyur perangkat lunak secara profesi, namun memiliki jiwa aktivis hak asasi manusia yang kuat. Ia menggabungkan kedua bidang ini untuk menciptakan berbagai platform dan inovasi yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik serta mempererat hubungan antar komunitas. Selama lebih dari 20 tahun, Scott telah aktif menggerakkan berbagai kelompok di wilayah New York City untuk mengedukasi masyarakat tentang Falun Gong dan mengabarkan kondisi kekejaman yang terjadi di Tiongkok. Pengalamannya sangat luas, mulai dari menghadiri konferensi hingga acara hak asasi manusia di Washington DC, Beijing, Jenewa, hingga Afrika Selatan. Saat ini, Scott tinggal dan bekerja di New York.
Jan Lokos
Desainer dan Produser

