Warga Desa Mengajukan Petisi untuk Pembebasan Pemilik Restoran yang Baik Hati Setelah Dijatuhi Hukuman yang Tidak Adil
Berdasarkan artikel asli dari Minghui.org
Penangkapan dan hukuman yang dijatuhkan kepada Yang Jianlu karena keyakinannya mengejutkan warga desanya.
Yang, seorang pemilik restoran dan penduduk Kota Zhangjiakou, Provinsi Hebei, dikenal sebagai orang baik yang tidak pernah ragu membantu orang yang membutuhkan.
Ia diam-diam dibawa ke Penjara Kota Tangshan pada 19 Juli 2021 untuk menjalani hukuman delapan tahun karena mempraktikkan Falun Gong setelah bandingnya ditolak oleh pengadilan tinggi.
Petisi Warga Desa
Pada sidang sebelumnya tanggal 4 September 2020, 415 tetangga Yang di desa tersebut menandatangani surat pernyataan dukungan untuknya.
Pernyataan warga desa tersebut berbunyi:
“Kami berasal dari Jalan Banpo. Kami semua terkejut mendengar tentang penangkapan Yang Jianlu. Orang-orang di desa-desa terdekat semuanya tahu bahwa dia mempraktikkan Falun Gong dan merupakan orang baik. Siapa pun yang membutuhkan bantuan, dia selalu bersedia membantu. Kami tidak banyak tahu tentang prinsip-prinsip Falun Gong yang rumit, tetapi kami tahu bahwa dia tidak melakukan kesalahan apa pun dengan menjadi orang baik. Dia telah ditahan selama hampir delapan bulan. Mohon bebaskan dia. Biarkan keluarganya bersatu kembali.”
Kesaksian Anak Perempuan
Putri Yang juga memberikan kesaksian tentang karakter ayahnya selama persidangan:
“Ayah saya mengikuti nilai-nilai universal tentang Kejujuran, Belas Kasih, dan Kesabaran. Ia baik dan penuh perhatian. Setiap kali terjadi konflik, ia merenungkan diri sendiri alih-alih menyalahkan orang lain.”
Ia menceritakan sebuah kejadian di mana seorang sopir truk meninggalkan tas berisi uang tunai dalam jumlah besar di restoran keluarga mereka setelah makan di sana. Ayahnya menyimpan tas tersebut di tempat yang aman dan mengembalikannya kepada sopir truk ketika ia kembali ke restoran.
Pada kesempatan lain, Yang menyediakan katering untuk sebuah pesta pernikahan. Ia memberikan diskon besar kepada kliennya tetapi juga memilih bahan-bahan terbaik. Namun, ketika klien datang untuk membayar, mereka mengeluh bahwa seorang tamu mengalami diare akibat makanan tersebut dan menuntut agar tagihan mereka dikurangi sebesar 900 yuan. Yang menuruti permintaan tersebut tanpa berdebat.
Penangkapan dan Penjatuhan Hukuman
Yang dan istrinya ditangkap pada 3 Desember 2019 di sebuah pasar lokal, saat berbicara dengan orang-orang tentang Falun Gong. Istri Yang dibebaskan dua hari kemudian, tetapi pihak berwenang terus menahan Yang di Pusat Penahanan Xuanhua.
Polisi menyerahkan kasus Yang ke kejaksaan pada April 2020. Ketika pengacaranya menelepon pada 7 Mei untuk menanyakan kasusnya, jaksa mengungkapkan bahwa ia berencana untuk mendakwa Yang dan menyerahkan kasusnya ke pengadilan dalam dua atau tiga hari ke depan.
Pada 4 September 2020, Yang diadili di Pengadilan Distrik Xuanhua. Ia mengajukan pembelaan tidak bersalah, dengan alasan bahwa kepemilikannya atas materi informasi Falun Gong tidak melanggar hukum.
Pada sidang tersebut, pengacara Yang juga menyampaikan surat pernyataan yang ditandatangani oleh penduduk desa setempat dan putrinya yang membelanya di pengadilan.
Sidang dimulai pukul 9:15 pagi. Ketika sidang ditunda untuk istirahat sekitar pukul 1:30 siang, jaksa tiba-tiba pergi, memaksa hakim untuk mengakhiri sidang.
Hakim menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara kepada Yang dengan denda 10.000 yuan pada tanggal 16 Maret 2021. Yang mengajukan banding ke Pengadilan Menengah Kota Zhangjiakou, yang menguatkan hukuman awalnya pada tanggal 19 Juli, tanpa melalui sidang. Ia dibawa ke penjara pada hari yang sama.
Article: https://en.minghui.org/html/articles/2021/7/24/194250.html










