Mantan Insinyur Senior Dipenjara dan Disiksa Karena Keyakinannya
Kota Mudanjiang, Provinsi Heilongjiang, tempat tinggal Wang Meihong.
- Wang Meihong adalah ibu dari seniman London, Amy Yu, salah satu kasus penyelamatan keluarga yang ditangani oleh Pusat Informasi Falun Dafa. Untuk membantu beliau bersatu kembali dengan Amy, hubungi perwakilan Inggris atau tanda tangani petisi Amy di sini:
Wang Meihong adalah seorang praktisi Falun Gong berusia 65 tahun dan mantan insinyur geologi senior yang tinggal di Kota Mudanjiang, Provinsi Heilongjiang.
Pada 23 November 2020, ia ditangkap karena menjelaskan fakta tentang Falun Gong, sebuah latihan spiritual yang dilarang dan dianiaya oleh rezim komunis Tiongkok sejak 1999. Setelah satu tahun ditahan, ia dijatuhi hukuman empat tahun penjara pada awal Mei 2021. Ia dimasukkan ke Penjara Wanita Heilongjiang pada Juni 2021.
Di dalam penjara, sudah menjadi praktik umum bagi penjaga penjara untuk memilih narapidana yang kejam guna menyiksa praktisi Falun Gong demi mencapai tingkat “transformasi” yang tinggi, di mana para praktisi dipaksa untuk melepaskan keyakinan mereka.
Setelah masuk penjara, Wang ditahan di bangsal pelatihan intensif selama tujuh bulan. Menurut seorang informan, seorang narapidana bernama Wang Fengchun ditugaskan untuk menyiksa Wang. Ia menyumpal mulut Wang dengan kain perca lalu menariknya keluar secara tiba-tiba. Akibatnya, dua gigi depan Wang tercabut karena gerakan mendadak tersebut dan mulutnya mengeluarkan banyak darah.
Pihak berwenang penjara tidak memberinya perawatan medis, sehingga ia tidak dapat makan dan menjadi sangat lemah. Dilaporkan bahwa ia ditahan di sel isolasi di bangsal ke-9.
Sebagai tekanan tambahan agar ia melepaskan keyakinannya, pihak penjara tidak mengizinkannya menelepon atau bertemu dengan keluarganya. Akibatnya, pihak penjara tidak pernah memberi tahu keluarga Wang mengenai cederanya. Mereka juga tidak memberikan informasi kepada keluarganya terkait rekening tunai miliknya, sehingga mereka tidak bisa menyetorkan uang agar ia dapat membeli barang-barang kebutuhan pokok. Keluarga Wang terus-menerus menelepon penjara untuk menanyakan situasinya, namun para penjaga menolak untuk mengangkat telepon tersebut.
Karena khawatir dengan kesehatannya, keluarga Wang baru-baru ini mengajukan pengaduan terhadap Yi Jianmin, kepala Biro Administrasi Penjara Wanita Provinsi Heilongjiang. Mereka menuntut agar keluarga diizinkan untuk menghubungi dan mengirimkan uang kepadanya, menuntut pertanggungjawaban para penjaga dan narapidana yang menyiksanya, meminta rekaman video pengawas Wang sejak ia dipenjara pada Juni 2021, serta mendesak pihak penjara untuk memberikan evaluasi dan perawatan atas cederanya. Mereka juga menuntut penyelidikan atas pelecehan terhadap para praktisi Falun Gong di penjara tersebut.
Menemukan Keyakinan dan Transformasi Tubuh serta Hati
Pada tahun 1995, Wang mulai tertarik pada Falun Gong setelah menyaksikan pemulihan kesehatan suaminya yang ajaib setelah suaminya mulai melakukan latihan tersebut. Pada saat itu, ia memiliki benjolan di kedua sisi dadanya yang terus bertambah besar serta mengeras, dan menimbulkan banyak rasa sakit. Dokternya telah menyarankan agar ia menjalani mastektomi ganda. Namun, tak lama setelah mulai berlatih Falun Gong, benjolan tersebut menghilang dan ia tidak lagi memerlukan pembedahan.
Wang hidup sesuai dengan tiga prinsip Falun Gong—Sejati, Baik, Sabar—dan berusaha membantu orang lain semaksimal mungkin. Salah satu contohnya adalah ketika ayahnya menghadiahi dua set koleksi prangko berharga senilai lebih dari setengah juta yuan pada tahun 1999. Pada saat itu, jumlah tersebut cukup untuk membeli hingga sepuluh rumah di wilayah tersebut. Suami Wang meminta salah satu rekan kerjanya untuk menilai prangko-prangko itu, namun rekan tersebut akhirnya “menghilangkan” koleksi tersebut. Wang dan suaminya menduga bahwa rekan kerja itu sebenarnya telah mencuri prangko-prangko tersebut, tetapi mereka memutuskan untuk merelakannya. Hal ini karena mereka tahu bahwa istri rekan kerja tersebut sedang sakit parah dan biaya pengobatannya sangat mahal.
Penganiayaan di Masa Lalu
Pada 22 Oktober 2003, empat tahun setelah penganiayaan terhadap Falun Gong dimulai, Wang ditangkap dan dijatuhi hukuman 11 tahun penjara lima bulan kemudian.
Di Penjara Wanita Heilongjiang, ia dipaksa bekerja di sebuah ruangan dengan dua mesin besar yang beroperasi pada suhu setinggi 180°C. Ia juga dipaksa duduk di bangku kecil selama berjam-jam setiap hari dan terus-menerus mengalami pelecehan fisik maupun verbal.
Selama masa penahanannya, suaminya juga sedang menjalani hukuman 15 tahun karena berlatih Falun Gong. Akibatnya, putri remaja mereka ditinggalkan sendirian. Setelah diterima di Cambridge School of Visual & Performing Arts pada tahun 2010 untuk mempelajari desain busana, putri mereka pindah ke Inggris dan tidak bisa kembali ke Tiongkok sejak saat itu. Pada tahun 2016, pasangan ini mencoba mengajukan paspor untuk bepergian ke Inggris guna mengunjungi putri mereka, namun polisi memberi tahu bahwa permohonan mereka tidak akan pernah disetujui.
Berdasarkan artikel asli Minghui.






