Ibu dari Desainer London Ditahan dalam Sel Isolasi
Meihong Wang dan putrinya, Yu, dalam sebuah foto yang diambil sebelum penganiayaan dimulai pada tahun 1999.
Wang Meihong, seorang insinyur geologi usia 65 tahun di Kota Mudanjiang, Provinsi Heilongjiang, ditangkap pada 31 Maret 2020 karena berbicara kepada orang-orang tentang Falun Gong, sebuah latihan jiwa dan raga yang telah dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) sejak Juli 1999. Pada awal Mei 2021, ia dijatuhi hukuman empat tahun di Penjara Wanita Heilongjiang.
Orang-orang terkasih Wang dilarang melakukan kunjungan keluarga atau panggilan telepon dengannya. Seorang penjaga penjara baru-baru ini menelepon suaminya, Yu, mengatakan bahwa istrinya sering berteriak di tengah malam. Suaminya mencurigai bahwa penyiksaanlah yang menyebabkan teriakan tersebut. Penjaga itu mengalihkan topik pembicaraan ketika Yu mendesak untuk mengetahui lebih banyak tentang istrinya.
Banyak penjara di Tiongkok mengintensifkan penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong yang dipenjara menjelang akhir tahun demi memenuhi kuota “mentransformasi” praktisi dan untuk mendapatkan bonus. Suami Wang mencurigai Penjara Wanita Heilongjiang melakukan hal yang sama.
Menurut orang dalam, Wang saat ini ditahan di sel isolasi, dan ia kemungkinan berada dalam situasi yang berbahaya karena penjara sering kali menggunakan metode penyiksaan yang lebih kejam terhadap praktisi di dalam sel isolasi.
Menemukan Keyakinan dan Transformasi Tubuh serta Hati
Pada tahun 1995, Wang mulai tertarik pada Falun Gong setelah menyaksikan pemulihan kesehatan suaminya yang luar biasa setelah ia mulai melakukan latihan tersebut. Pada saat itu, ia memiliki benjolan di kedua sisi dadanya, yang ukurannya terus membesar, mengeras, dan menimbulkan banyak rasa sakit. Dokternya telah menyarankan agar ia menjalani operasi mastektomi ganda. Namun, tak lama setelah mulai berlatih Falun Gong, benjolan tersebut hilang dan ia tidak lagi memerlukan operasi.
Wang hidup sesuai dengan tiga prinsip Falun Gong—Sejati, Baik, Sabar—dan berusaha membantu orang lain semaksimal mungkin. Salah satu contohnya adalah ketika ayahnya menghadiahi dua set koleksi prangko berharga senilai lebih dari setengah juta yuan pada tahun 1999. Pada saat itu, jumlah tersebut cukup untuk membeli hingga sepuluh rumah di wilayah tersebut. Suami Wang meminta salah satu rekan kerjanya untuk menaksir nilai prangko-prangko itu, namun kolega tersebut akhirnya “menghilangkan” koleksinya. Wang dan suaminya curiga bahwa rekan kerja itu sebenarnya telah mencuri prangko-prangko tersebut, tetapi mereka memutuskan untuk merelakannya. Hal ini dikarenakan mereka mengetahui bahwa istri rekan kerja tersebut sedang sakit parah dan biaya pengobatannya sangat mahal.
Penganiayaan Masa Lalu
Pada 22 Oktober 2003, Wang pertama kali ditangkap dan lima bulan kemudian dijatuhi hukuman 11 tahun penjara.
Di Penjara Wanita Heilongjiang, ia dipaksa bekerja di sebuah ruangan dengan dua mesin besar yang beroperasi pada suhu setinggi 180°C. Penjaga juga memaksanya duduk di bangku kecil selama berjam-jam setiap hari dan terus-menerus melakukan pelecehan fisik serta verbal kepadanya.
Selama masa penahanannya di penjara, suaminya juga sedang menjalani hukuman 15 tahun karena melatih Falun Gong. Akibatnya, putri remaja mereka ditinggalkan sendirian. Setelah diterima di Cambridge School of Visual & Performing Arts pada tahun 2010 untuk mempelajari desain busana, putri mereka pindah ke Inggris dan tidak bisa kembali ke Tiongkok sejak saat itu. Pada tahun 2016, pasangan ini mencoba mengajukan paspor untuk bepergian ke Inggris guna mengunjungi putri mereka, namun polisi memberi tahu bahwa permohonan mereka tidak akan pernah disetujui.
- Meihong Wang adalah ibu dari desainer busana London, Amy Yu, salah satu kasus penyelamatan keluarga di Pusat Informasi Falun Dafa. Untuk membantunya bersatu kembali dengan Amy, hubungi perwakilan Inggris atau tanda tangani petisi Amy di sini:
Berdasarkan artikel asli Minghui.










