Sekolah-sekolah Istimewa
Tempat Lahirnya Bakat-bakat Shen Yun
Fei Tian—Sekolah Impian Bagi Banyak Keluarga
Sekolah-sekolah Istimewa Tempat Lahirnya Bakat-bakat Shen Yun
Fei Tian—Sekolah Impian Banyak Keluarga
Di dunia yang kini sesak oleh layar gadget, guliran media sosial tanpa henti, dan gangguan yang hampa, Fei Tian Academy of the Arts dan Fei Tian College hadir bagaikan hembusan udara segar.
Ini bukan sekadar sekolah biasa—melainkan sebuah tempat bernaung di mana fokus dipertajam, kreativitas dikembangkan, dan tujuan hidup ditanamkan. Di sini, para siswa tidak hanya belajar di permukaan; mereka mendalami keanggunan seni klasik yang abadi dengan bimbingan sebuah latihan spiritual yang mendidik mereka untuk menjadi pribadi yang jujur, baik hati, dan tangguh. Kehadiran sekolah ini menjadi jawaban nyata bagi ketakutan setiap orang tua akan anak-anak yang kecanduan teknologi, terjebak dalam keriuhan yang dangkal, dan hidup tanpa arah.
Di Fei Tian, bakat tidak hanya diasah demi penampilan panggung, tetapi ditempa untuk menginspirasi, menyembuhkan, dan berdiri teguh menentang penganiayaan terhadap keyakinan Falun Gong di Tiongkok. Inilah pendidikan yang memiliki jiwa—sebuah tempat di mana keindahan dan disiplin bersatu untuk membentuk masa depan para siswa dan juga dunia.
Fei Tian Academy of the Arts adalah sebuah sekolah lintas jenjang (K-12) berbasis religius yang mengkhususkan diri di bidang seni, berlokasi di Hudson Valley, New York.
Sekolah ini memiliki izin resmi (charter) mutlak dari Dewan Pengawas Negara Bagian New York (New York State Board of Regents) dan terdaftar sepenuhnya di Departemen Pendidikan Negara Bagian New York.
Fei Tian College adalah sebuah perguruan tinggi berbasis religi yang menawarkan berbagai program gelar sarjana dan magister di bidang seni dan sains di kedua kampusnya di Hudson Valley. Kampus utamanya memiliki fokus khusus pada tarian tradisional Tiongkok, musik, serta produksi dan desain panggung.
Perguruan tinggi ini mendapat izin resmi dari Dewan Pengawas Negara Bagian New York (New York State Board of Regents) dan telah terakreditasi secara institusional oleh New England Commission of Higher Education.
• Kedua sekolah ini didirikan oleh orang-orang yang melakukan latihan spiritual Falun Gong.
• Fei Tian College dikenal sebagai institusi pendidikan tinggi pertama di Amerika Serikat yang menawarkan gelar di bidang tarian tradisional Tiongkok, termasuk gelar tertinggi yaitu Master of Fine Arts (Magister Seni).
• Jajaran pengajarnya terdiri dari guru-guru dan penari tarian tradisional Tiongkok terbaik di dunia.
Pikiran yang Indah
Kampus Fei Tian mencerminkan visi tersebut. Terletak di area seluas lebih dari 400 hektar di perbukitan Hudson River Valley, New York, kampus ini mencakup kawasan spiritual yang dilengkapi dengan bangunan kayu bergaya Buddhis serta jalur pejalan kaki di tengah hutan. Gedung-gedung beton dan semennya memiliki asrama yang nyaman, aula konser yang memukau, toko roti, kolam ikan koi, serta studio tari modern yang luas. Kota New York dan pusat perbelanjaan pun tidak jauh dari lokasi, dengan layanan antar-jemput kampus yang tersedia pada hari libur.
The Feitian schools are located on a 400 acre campus called Dragon Springs, which also features authentic Tang-style Buddhist temple grounds and the training center for Shen Yun Performing Arts.
Sekolah-sekolah Fei Tian berlokasi di sebuah kampus seluas 400 hektar yang disebut Dragon Springs, yang juga memiliki kawasan kuil Buddha otentik bergaya Dinasti Tang serta pusat pelatihan untuk Shen Yun Performing Arts.
Namun, yang membuat sekolah-sekolah ini istimewa adalah orang-orang di dalamnya. Di Fei Tian Academy, sambil mengasah keterampilan seni pertunjukan di samping mengikuti mata pelajaran SMA Amerika pada umumnya, para siswa berhasil meraih nilai rata-rata SAT yang kuat sebesar 1190—dan pencapaian ini melibatkan partisipasi setiap siswa. Sementara di Fei Tian College, para mahasiswanya tidak hanya menjadi penampil tari dan musik klasik yang luar biasa; banyak di antara mereka yang juga merancang koreografi dan menggubah lagu.
Suasana kampus ini dipenuhi dengan energi kreatif, namun juga memiliki nuansa yang sangat tenang dan damai.
Setiap harinya, jadwal bagi siswa maupun staf mencakup meditasi dan mempelajari ajaran Buddha dari Falun Gong.
Hal ini, ditambah dengan aturan penggunaan ponsel pintar yang sangat dibatasi di area kampus, menghasilkan siswa-siswa yang sangat fokus. Tentu saja, tersedia berbagai laboratorium komputer, tablet yang disediakan sekolah, serta banyak proyek multimedia yang diprakarsai oleh siswa, namun teknologi di sini tidak menjadi gangguan seperti yang sering terjadi di tempat lain.
Jika Anda bertanya kepada para guru di Fei Tian, mereka akan mengatakan hal yang sama—fokus para siswa di kelas jauh melampaui apa yang pernah mereka temui di sekolah lain. Praktik meditasi dan penekanan Falun Gong pada pembentukan karakter membantu para siswa—serta seluruh komunitas di sana—untuk senantiasa memperbaiki hati dan pikiran, sehingga mereka menjadi pembelajar yang sangat efisien.
Saat menceritakan pengalaman mengajar matematika, Albert Roman mengungkapkan, “Saya melihat kemajuan murid-murid di sini dua kali lebih cepat dibandingkan anak-anak yang pernah saya ajar di sekolah lain, dan itu terbukti dari hasil tes mereka.” Ia mengenang, “Dulu, saya terbiasa melihat murid yang terjaga sampai larut malam karena main game atau teralihkan oleh media sosial, sehingga mereka datang ke kelas dengan mata kuyu. Namun di Fei Tian, kondisinya adalah impian setiap pengajar.”
Semangat untuk terus memperbaiki diri adalah kualitas yang diharapkan muncul dalam setiap sendi kehidupan siswa, termasuk di ruang kelas. Dan hal ini benar-benar terjadi.
Emily Myers, seorang guru bahasa Inggris, mengisahkan, “Tahun lalu, setelah ujian tengah semester, saya meminta setiap siswa merenungkan bagian mana yang bisa mereka perbaiki. Saya meminta mereka menuliskan refleksi berdasarkan hasil ujian tersebut, lalu berdiskusi dengan teman tentang langkah nyata apa yang akan mereka lakukan ke depannya. Saya sungguh terharu saat masuk ke kelas keesokan harinya; saya mendapati suasana yang berbeda! Mereka berkata ingin berubah, dan mereka benar-benar membuktikannya. Itu adalah momen yang sangat berkesan dalam 20 tahun karier mengajar saya.”
Tonton video: Kehidupan di Fei Tian College, Tempat Para Calon Bintang Shen Yun Berlatih
Koneksi dan Pertumbuhan
Kampus-kampus ini juga memiliki rasa kebersamaan yang kuat, yang membantu menghilangkan perasaan terisolasi yang sering dialami oleh para remaja. Di kantin, misalnya, hanya terdapat meja-meja bundar yang bertujuan untuk mendorong lebih banyak interaksi antarindividu.
Ada kedekatan yang sangat terasa di antara para siswa. “Di Fei Tian, saya merasa telah menemukan kelompok teman terdekat yang pernah ada—lebih dari tim olahraga atau klub mana pun yang pernah saya ikuti sebelumnya,” kata Jesse Browde, siswa tingkat dua. “Ini seperti persaudaraan sejati, dan saya tahu kami akan berteman seumur hidup.”
Tentu saja, sama seperti di sekolah berasrama lainnya—terutama sekolah seni elite yang sangat selektif—ada siswa yang merasa kurang cocok dan memutuskan untuk pindah. Bagaimanapun juga, seni pertunjukan membutuhkan disiplin diri yang tinggi. Dibutuhkan berjam-jam latihan mandiri di ruang musik, sesi peregangan hampir setiap hari di studio tari, dan terus berlanjut seperti itu, tahun demi tahun.
Galeri Foto: Hidup di Fei Tian Academy dan Fei Tian College
Namun bagi kebanyakan orang, pengalaman-pengalaman ini tidak hanya menciptakan ikatan yang mendalam, tetapi juga menumbuhkan kecakapan yang tajam dalam kerja sama tim. Seni pertunjukan klasik, secara umum, bukan sekadar urusan individu. Seni ini melibatkan kerja sama yang mendalam dan tingkat kepekaan yang luar biasa terhadap orang-orang di sekitar Anda—baik itu dalam ansambel tari maupun musik. Terutama jika tujuan Anda adalah menjadi kelas dunia.
Ditambah lagi dengan kehidupan asrama, dan potensi perjalanan keliling dunia bersama teman sekelas untuk pertunjukan, Anda akan belajar cara bergaul, bekerja sama dengan baik, bersikap konstruktif, dan memiliki ketabahan (grit). Dari hal ini—menghasilkan karya seni dan tumbuh dalam komunitas—Anda juga mengembangkan tanggung jawab pribadi yang kuat karena, dalam arti tertentu, Anda selalu memiliki peran untuk dimainkan.
Dunia yang Lebih Baik
Buah dari hasil kerja keras Fei Tian—oleh para siswa, staf pengajar, dan relawan—telah memberikan hasil yang melimpah dan indah.
Sekolah yang Mengubah Hidup
Sekolah yang Mengubah Hidup
Kenji Kobayashi
Dari: Tokyo
Bentuk Seni: Tari
Kenji, yang menempuh studi di Fei Tian mulai dari masa SMA hingga meraih gelar magister, telah menjadi seorang koreografer yang terampil. Ia sangat bersemangat untuk membagikan kisah-kisah seperti kisah keluarganya di atas panggung: Nenek Kenji, yang merupakan orang Tionghoa, mengalami penganiayaan di Tiongkok karena keyakinannya.
Lillian Parker
Dari: Toronto
Bentuk Seni: Tari
Pengalaman Lilly dalam mempelajari tari klasik Tiongkok telah membuka cakrawala baru baginya, terutama terkait budaya Tiongkok. Apa pelajaran pribadi yang ia dapatkan? Pentingnya rasa syukur, terutama kepada orang tua.
Freda Wang
Dari: Washington, D.C.
Bentuk Seni: Musik
Freda bertransformasi dari seorang gadis kecil yang belajar biola—yang biasanya hanya akan latihan selama dua menit lalu merasa bosan—menjadi seorang peraih medali emas yang fokus, berkat Fei Tian. Ia mencatat bahwa untuk menjadi mahir dalam bermain biola dibutuhkan disiplin diri dan waktu yang sangat banyak, namun ia menyimpulkan, “Saya belajar begitu banyak hal dan saya tidak akan menukarnya dengan apa pun.”
Hubert Qu
Dari: Los Angeles
Bentuk Seni: Tari
Hubert, yang pernah mengalami perundungan di sekolah sebelumnya, merasa bahwa berada di Fei Tian memberikan suasana yang sangat menyegarkan: “Saya merasa jauh lebih aman di sini dan menjadi lebih terbuka—kepribadian saya banyak berubah karena orang-orang di sekitar saya begitu terbuka dan menerima apa adanya.”
Mereka yang telah menyaksikan pertunjukan Shen Yun dapat merasakan hasil dari pelatihan yang diberikan oleh sekolah-sekolah Fei Tian. Mereka tidak hanya melihat bakat dan keterampilan yang terasah tajam dari para lulusan dan siswa Fei Tian, tetapi juga pancaran kasih sayang yang mereka pancarkan.
“Setiap momen, mulai dari musik hingga ekspresi wajah, rasanya seolah-olah mereka semua tersenyum dari hati, bukan hanya sekadar raut wajah,” ujar salah seorang penonton. Penonton lainnya berkata, “Anda bisa melihat kegembiraan, cinta, semangat, dan gairah yang membara pada wajah mereka.”
Mengingat sekolah-sekolah ini masih relatif baru, tentu masih ada ruang untuk terus berkembang dan melakukan penyempurnaan. Namun, mereka telah berada di jalur yang tepat, dan jutaan orang di seluruh dunia telah merasakan manfaatnya.
Video perkenalan oleh Presiden Fei Tian College, Vina Lee.
