Fan Zhenguo, 50, Liaoning
Fan Zhenguo sebelum penculikan terakhirnya. Pihak penjara memberitahu istrinya melalui pesan singkat bahwa Fan meninggal dunia pada 11 September 2011.
Nama: Fan Zhenguo (???)
Jenis Kelamin: Laki-laki
Usia: 50
Pekerjaan: Direktur Panti Jompo
Tanggal Penangkapan Terakhir: 29 Juli 2008
Tanggal Pembebasan Terakhir: Meninggal dalam tahanan
Tanggal Kematian: 11 September 2011
Kota: Tianshenghao
Kabupaten: Lingyuan
Provinsi: Liaoning
Tempat Penahanan Terakhir: Penjara Panjin (????)
Rincian kasus:
Fan diculik pada Juli 2008 setelah terlihat bersama praktisi lain membagikan materi yang mengungkap pelanggaran hak asasi manusia terkait Falun Gong di Kabupaten Kazuo. Direktur kantor polisi setempat dan seorang petugas lainnya, bersenjata pistol dan pentungan listrik, memaksa membuka mobil para praktisi dan menggeledahnya. Setelah menemukan materi terkait Falun Gong, menahan mereka yang ada di dalamnya. Fan berhasil melarikan diri, tetapi polisi kemudian mendatangi rumahnya dan menahannya. Ia kemudian dijatuhi hukuman delapan tahun penjara tanpa pengadilan. Selama tiga tahun dipenjara, ia disiksa dan akhirnya meninggal pada 11 September 2011.
Fan ditahan beberapa kali sejak tahun 2000. Menurut sumber di Tiongkok, selama penahanan terakhirnya, pentungan listrik digunakan untuk menyiksanya. Beberapa kali direktur panti jompo berusia 50 tahun itu kehilangan kesadaran akibat penyiksaan.
Tanggal 11 September, pihak berwenang Penjara Panjin membawa Fan ke Rumah Sakit Lingyuan No. 2 setelah ia pingsan akibat dipukuli, namun ia meninggal dua jam setelah tiba. Beberapa jam kemudian, pihak berwenang penjara memberitahukan kematiannya kepada istrinya melalui pesan teks. Menurut sumber di Tiongkok, memar di punggung tubuhnya terlihat jelas.
Pada 13 September, keluarga Fan menyewa seorang pengacara dan pemeriksa medis untuk pergi ke penjara dan mencoba menyelidiki keadaan seputar kematiannya. Mereka meminta untuk melihat rekaman video kamera pengawasan yang seharusnya dipasang untuk mencegah penyiksaan, tetapi pihak penjara menyatakan bahwa kamera tersebut tidak pernah dipasang dan kemudian mengkremasi jenazah dalam waktu dua jam.










