Kelompok yang Didukung Konsulat Tiongkok Menargetkan Aksi Damai Falun Gong Selama KTT APEC di San Francisco

"Penyampaian aspirasi Falun Gong selama APEC di pusat kota San Francisco dihalangi hampir sepanjang sore oleh para pendukung PKT pada hari Rabu, 15 November."

"Penyampaian aspirasi Falun Gong selama APEC di pusat kota San Francisco dihalangi hampir sepanjang sore oleh para pendukung PKT pada hari Rabu, 15 November."

“Selama KTT APEC tahun ini, yang mencakup pertemuan antara Presiden Biden dan sekretaris jenderal Partai Komunis Tiongkok (PKT) Xi Jinping pada 15 November 2023, para pendukung pro-Beijing menghalang-halangi dan merusak spanduk-spanduk dari berbagai aksi damai Falun Gong.”

“Dari tanggal 15 hingga 17 November, sekitar 100-200 praktisi Falun Gong mengadakan demonstrasi damai di berbagai titik di San Francisco untuk menuntut dihentikannya penganiayaan selama puluhan tahun oleh PKT terhadap keyakinan mereka. Puluhan spanduk dan papan tanda Falun Gong berjejer di 3rd Street, pusat kota San Francisco, menunggu kedatangan Xi yang melakukan kunjungan pertamanya ke Amerika Serikat sejak 2017.”

“Dibungkam oleh para pendukung PKT”

“Lokasi aksi damai Falun Gong di pusat kota San Francisco—tepatnya di dekat Moscone Center dan Hotel St. Regis tempat Xi menginap—diserang secara terus-menerus oleh para pendukung PKT dalam aksi yang sudah direncanakan.”

“Dalam sebuah kejadian yang sangat tegang, seorang pemuda Tiongkok merusak pengeras suara milik praktisi Falun Gong dan mencoba merobek spanduk mereka. Dia bahkan menyerang wartawan yang sedang merekam aksi tersebut.”

“Para pendukung pro-Beijing dibayar ratusan dolar oleh konsulat Tiongkok di California dan New York untuk hadir di sana, menurut laporan media seperti NTD Television dan Newsweek. Konsulat juga membiayai tiket pesawat, makanan, dan tempat menginap bagi para pendukung PKT dan mahasiswa Tiongkok di luar negeri.”

“Intinya, pengerahan massa secara besar-besaran ini mendatangkan ribuan pendukung PKT ke San Francisco saat KTT APEC. Jumlah mereka jauh melampaui para praktisi Falun Gong dan orang-orang lain yang memprotes rezim tersebut.”

“Massa PKT menutupi spanduk-spanduk kami,” kata seorang praktisi muda Falun Gong dari San Francisco dalam sebuah wawancara pada 17 November. “Mereka memutar lagu kebangsaan PKT dengan sangat kencang menggunakan pengeras suara untuk membungkam suara kami dan musik meditasi kami.”

CCP supporters hold up communist Chinese flags to block a Falun Gong banner in downtown San Francisco during Chinese leader Xi Jinping’s Nov. 15–17, 2023 visit. Image provided to FDI.
CCP supporters hold up communist Chinese flags to block a Falun Gong ban in downtown San Francisco during Chinese leader Xi Jinping’s Nov. 15–17, 2023 visit. Image provided to FDI.
CCP supporters hold up communist Chinese flags to block a Falun Gong ban in downtown San Francisco during Chinese leader Xi Jinping’s Nov. 15–17, 2023 visit. Image provided to FDI.

Seorang praktisi muda lainnya dari Los Angeles mengatakan kepada Pusat Informasi Falun Dafa, “Saya benar-benar kaget. Bagaimana bisa polisi San Francisco membiarkan para pendukung PKT melakukan itu—menutupi spanduk kami dan membungkam suara kami secara terang-terangan?”

“Beberapa spanduk yang ditutupi berisi pesan-pesan yang dianggap sensitif oleh PKT, seperti ‘Hentikan penganiayaan Falun Gong di Tiongkok,’ ‘Tiongkok bukan Partai Komunis Tiongkok,’ ‘Berhenti membunuh praktisi Falun Gong untuk organ mereka,’ ‘Mencintai negara bukan berarti mencintai Partai,’ dan ‘Falun Gong itu Baik.'”

“Dimulai hampir 25 tahun yang lalu pada Juli 1999, penganiayaan PKT terhadap praktisi Falun Gong tetap menjadi salah satu krisis hak asasi manusia terbesar dan terparah di Tiongkok hingga saat ini, yang melibatkan pemenjaraan massal, pengawasan ketat, dan kematian di dalam penjara.”

“Selamatkan Keluarga Saya”

“Banyak praktisi ikut dalam aksi ini karena alasan pribadi: mereka meminta agar anggota keluarga mereka dibebaskan dari hukuman penjara yang tidak adil di Tiongkok.”

“Penduduk California, Karen Kang (kiri) dan Liu Zhitong (kanan), melakukan aksi penyampaian aspirasi di depan acara APEC di pusat kota San Francisco pada 15 November 2023.”

“Penduduk San Francisco, Liu Zhitong, meminta pembebasan ibunya, Kong Qingping. Pada 22 Oktober 2022, Kong ditahan di Pusat Penahanan Yaojia di Provinsi Liaoning. Hingga hari ini ia masih ditahan, dan pihak berwenang melarang kunjungan keluarga.”

“Seorang praktisi Falun Gong lainnya, Karen Kang, juga meminta agar saudara perempuannya, Kang Shumei, serta keponakannya, Gu Zhang dan Hou Lijun, segera dibebaskan. Anggota keluarganya ikut dalam aksi penyampaian aspirasi di Tiongkok untuk menentang dan menyebarkan fakta tentang penganiayaan tersebut.”

Share