Sumber Internal PKT: Dalam Konferensi Video, Menteri Keamanan Publik Menguraikan Rencana untuk Meningkatkan Kampanye Melawan Falun Gong dan Shen Yun di Amerika Serikat

Pada 11 Desember, sekelompok peneliti luar negeri yang memantau penindasan Partai Komunis Tiongkok (PKT) terhadap praktisi Falun Gong menerbitkan informasi baru dari sumber internal PKT. Bocoran tersebut berisi catatan dari konferensi video baru-baru ini yang dipimpin oleh Menteri Keamanan Publik Tiongkok, Wang Xiaohong. Catatan tersebut menguraikan rencana dan taktik baru untuk memperkuat kampanye yang menargetkan Falun Gong di luar negeri, terutama di Amerika Serikat, dengan tujuan jelas untuk “merusak hubungan antara Falun Gong dan Amerika Serikat.”

Informasi ini muncul setelah sumber internal sebelumnya memperingatkan akan adanya kampanye hitam untuk mencoreng nama Falun Gong. Tujuannya adalah untuk menghasut publik dan pemerintah Amerika Serikat agar memusuhi kelompok tersebut. Bagian utama dari rencana ini memang telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir, melalui penyalahgunaan hukum, “investigasi” media yang mencurigakan, serta berbagai ancaman kekerasan terhadap praktisi Falun Gong dan Shen Yun Performing Arts—grup tarian klasik Tiongkok di Amerika yang didirikan oleh penganut Falun Gong.

Pusat Informasi Falun Dafa memberikan terjemahan di bawah ini berdasarkan versi bahasa Mandarin yang diterbitkan oleh Organisasi Internasional untuk Menyelidiki Penganiayaan terhadap Falun Gong (WOIPFG). Berikut adalah poin-poin utama dari catatan konferensi video tersebut beserta penjelasan mengenai dampaknya:

  • Mencoba menghentikan dukungan pemerintah Amerika Serikat untuk Falun Gong: Catatan tersebut secara khusus menyebutkan bahwa tujuan utama dari upaya saat ini adalah untuk menghasut pemerintah Amerika Serikat agar memusuhi Falun Gong, dengan menyatakan:
  • Strategi berkelanjutan dari tingkat atas: Fakta bahwa rezim tersebut mengadakan konferensi video yang dipimpin langsung oleh Menteri Keamanan Publik menunjukkan bahwa masalah dan kampanye ini menjadi prioritas utama. Komentar-komentar yang disampaikan juga menunjukkan bahwa rezim tersebut sangat memperhatikan situasi politik di Amerika Serikat, termasuk peluang maupun risiko yang mungkin muncul bagi para pejabat Tiongkok seiring dengan transisi ke pemerintahan Donald Trump yang akan datang.

Tujuan utamanya adalah melakukan segala cara untuk merusak hubungan antara Falun Gong dan Amerika Serikat. … Fokuslah untuk memperbesar tuduhan bahwa Falun Gong melanggar hukum dan mengabaikan wewenang pemerintah Amerika Serikat. Gunakan “narasi” buatan tersebut untuk menekan pemerintah dan lembaga terkait di Amerika Serikat agar berhenti mendukung Falun Gong. Tujuan akhirnya adalah untuk memusnahkan Falun Gong dari Amerika Serikat.

  • Menguraikan taktik yang akan digunakan: Seperti informasi yang bocor sebelumnya, catatan dari pembicaraan ini menyebutkan taktik khusus yang direncanakan oleh aparat keamanan PKT untuk mencapai tujuan tersebut. Termasuk, mengaktifkan agen di dalam komunitas Falun Gong untuk berbicara menentang Falun Gong di depan umum, atau meyakinkan praktisi yang ada agar “memutuskan hubungan dengan Falun Gong” dan kemudian berbicara di depan publik untuk mengungkap apa yang disebut sebagai “rahasia gelap” Falun Gong. Catatan tersebut secara khusus menyebutkan niat untuk mencoba “mengubah keyakinan” praktisi Falun Gong yang berpengaruh demi memaksimalkan dampak kampanye tersebut.
  • Mengerahkan sumber daya: Catatan rapat tersebut menyebutkan niat untuk “meningkatkan dukungan bagi pihak-pihak anti-Falun Gong.” Mereka akan menggerakkan komentator internet pro-PKT untuk menyebarkan klaim negatif dan menggunakan berbagai strategi demi memengaruhi “opini publik.” Tujuannya adalah memperhebat serangan dan kampanye hitam terhadap Falun Gong, Shen Yun, serta media berita seperti The Epoch Times.
  • Referensi bantuan keuangan bagi kolaborator: Catatan rapat tersebut beberapa kali menyebutkan pemberian “donasi” atau bantuan uang bagi mereka yang membantu PKT. Hal ini termasuk praktisi Falun Gong yang “berhenti” dan mau bicara menentang komunitas Falun Gong. Dari semua bocoran informasi baru-baru ini, inilah pertama kalinya bantuan uang bagi para kaki tangan disebutkan secara jelas. Jika dilakukan, tindakan ini bisa melanggar hukum di Amerika Serikat, seperti Undang-Undang Pendaftaran Agen Asing, karena dilakukan secara rahasia.

  • Ketakutan akan sanksi menjadi alasan peningkatan upaya penindasan: Catatan konferensi video tersebut menyatakan bahwa salah satu alasan meningkatnya serangan terhadap Falun Gong di Amerika Serikat adalah ketakutan akan sanksi AS terhadap para pemimpin tinggi PKT atas “kejahatan” yang telah dilakukan. Mereka secara khusus mencatat bahwa praktisi Falun Gong memiliki bukti-bukti kejahatan tersebut, yang diduga merujuk pada pelanggaran hak asasi manusia terhadap tahanan Falun Gong, termasuk pengambilan organ.

Terjemahan dari publikasi bahasa Mandarin oleh WOIPFG:

Pimpinan Tertinggi PKT Memperhebat Rencana Rahasia untuk Menyerang Falun Gong di Luar Negeri, Shen Yun, dan The Epoch Times

Laporan Khusus oleh Organisasi Internasional untuk Menyelidiki Penganiayaan terhadap Falun Gong (WOIPFG)

11 Desember 2024

Organisasi Internasional untuk Menyelidiki Penganiayaan terhadap Falun Gong (WOIPFG), melalui jalur investigasi khusus di daratan Tiongkok, menerima informasi rahasia mengenai pimpinan tertinggi PKT pada 6 Desember 2024. Berikut adalah ringkasannya:

Kementerian Keamanan PKT baru-baru ini mengadakan konferensi video yang dipimpin langsung oleh Menteri Keamanan Publik, Wang Xiaohong. Pertemuan tersebut mencakup berbagai instruksi internal dari pimpinan tertinggi PKT yang telah disebarkan ke tingkat provinsi serta departemen di Tiongkok dan sedang dilaksanakan. Poin-pun utama terkait Falun Gong adalah sebagai berikut:

1. Aktifkan semua agen rahasia dan informan intelijen PKT yang ada di Amerika Serikat. Dengan cara apa pun, mereka harus mendekati orang-orang inti di tim [Presiden terpilih Donald] Trump. Tujuannya adalah untuk segera memastikan sikap asli Trump terhadap PKT dan mencari tahu sanksi apa saja yang sedang direncanakan pemerintah Trump terhadap Tiongkok.

2. Tingkatkan dukungan bagi orang-orang yang membenci Falun Gong. Departemen PKT harus memberikan lebih banyak bahan dan informasi intelijen, termasuk foto dan video. Pastikan semua data pribadi dalam bahan tersebut dikelola dengan hati-hati agar tidak membongkar keterlibatan departemen intelijen kita [intelijen PKT]. Bantuan uang bisa diberikan dengan kedok “donasi”. Pilih orang-orang yang ahli membentuk opini publik [dikenal sebagai “Pasukan 50 Sen”] baik di Tiongkok maupun luar negeri untuk ikut serta. Fokuslah untuk menyebarkan tuduhan bahwa Falun Gong melanggar hukum dan mengabaikan pemerintah Amerika Serikat. Gunakan “cerita” buatan ini untuk menekan pemerintah Amerika Serikat agar berhenti mendukung Falun Gong, sehingga tujuan akhirnya untuk memusnahkan Falun Gong dari Amerika Serikat tercapai.

3. Terus perhebat serangan dan kampanye hitam terhadap Shen Yun, The Epoch Times, serta “tokoh kunci” dan “individu sasaran” Falun Gong. Para agen [merujuk pada agen PKT] dan sumber daya propaganda luar negeri yang baru dapat dikerahkan untuk ikut serta dalam operasi serangan di luar negeri. Fokuslah untuk mengacaukan dan memecah belah hubungan di dalam komunitas Falun Gong di luar negeri. Tindakan spesifik dapat ditentukan sendiri oleh mereka [oleh para agen dan lembaga intelijen Tiongkok] di lapangan, dengan memastikan tidak ada pertentangan atau konflik di antara sesama mereka.

4. Aktifkan semua agen rahasia untuk terus menjalankan rencana yang menyasar anggota Falun Gong di luar negeri agar [membujuk mereka] berhenti berlatih [Catatan Editor: disebut sebagai “rencana keluar dari Falun Gong”]. Hal ini bisa dilakukan dengan menyiapkan dana bantuan melalui asosiasi bisnis Tiongkok atau menggunakan pihak ketiga yang terlihat “bersih” untuk membantu mereka yang sudah keluar. Ini termasuk memberikan uang agar lebih banyak orang mau meninggalkan Falun Gong. Selain itu, manfaatkan semua orang yang sudah keluar untuk terus-menerus menyebarkan apa yang dituduhkan sebagai “rahasia gelap” di dalam komunitas Falun Gong.

5. Aktifkan agen-agen senior untuk menjalankan “operasi khusus” terhadap tokoh-tokoh penting di dalam komunitas Falun Gong dan The Epoch Times. Tujuannya adalah untuk menghasut satu atau dua anggota tinggi Falun Gong agar mereka berkhianat dan menyerang organisasinya di saat yang paling menentukan. Hal ini dilakukan untuk memberikan “pukulan mematikan” bagi Falun Gong serta para pejabat Amerika Serikat yang mendukung Falun Gong.

6. Tujuan utamanya adalah melakukan segala cara untuk merusak hubungan antara Falun Gong dan Amerika Serikat. Target terbaiknya adalah memusnahkan Falun Gong dari Amerika Serikat, atau setidaknya menghancurkan hubungan dan kerja sama apa pun dengan pemerintahan Trump. Rencana dari Chen Yixin, anggota Komisi Politik dan Hukum Pusat sekaligus Menteri Keamanan Negara, telah disetujui oleh pimpinan tertinggi PKT. Selanjutnya, Kementerian Keamanan Negara dan Kementerian Keamanan Publik akan bekerja sama lebih erat untuk menjalankan rencana ini. Para pemimpin tertinggi PKT sangat takut terhadap sanksi dari Amerika Serikat karena Falun Gong memegang bukti kejahatan serius mereka. Inilah alasan utama mengapa pimpinan tertinggi PKT meningkatkan serangan terhadap tokoh-tokoh penting di The Epoch Times dan Shen Yun. Target akhir dari semua serangan ini adalah pendiri Falun Gong.

Share