Yu Yungang, 48 Tahun, Heilongjiang

(photo)

Foto Yu Yungang sebelum masa penahanannya.

Foto Yu Yungang sebelum masa penahanannya.

Nama: Yu Yungang (于云刚)
Jenis Kelamin: Laki-laki
Usia: 48
Tanggal Penangkapan Terakhir: Februari 2009
Tanggal Pembebasan Terakhir: Meninggal dalam tahanan
Tanggal Kematian: 5 Maret 2011
Provinsi: Heilongjiang
Kota: Jiamusi
Tempat Penahanan Terakhir: Penjara Jiamusi (佳木斯监狱) di Lianjiangkou, Heilongjiang

Rincian Kasus:

Pada Februari 2009, ajang olahraga mahasiswa internasional, Winter Universiade ke-24, diselenggarakan di Harbin. Menjelang acara tersebut, penganiayaan dan penculikan terhadap praktisi Falun Gong setempat meningkat. Oleh karena itu, Yu Yungang beserta beberapa praktisi lainnya berupaya menggunakan pengeras suara untuk menginformasikan pelanggaran tersebut kepada para peserta. Polisi menahan Yu bersama lebih dari 20 praktisi lainnya, menggeledah rumah mereka, dan melakukan penyiksaan berat setelah mereka berada dalam tahanan. Dalam kasus Yu, polisi menggantungnya dengan borgol dan memukulinya dengan kejam. Saat ia diinterogasi beberapa hari kemudian, kepalanya dilaporkan masih terbalut perban.

Pada 7 Juli 2009, persidangan digelar dan diawasi oleh hakim Zhao Yubin dari Pengadilan Distrik Xiangyang. Mengetahui adanya perhatian besar dari masyarakat setempat terhadap kasus ini, persidangan dipindahkan secara diam-diam ke Pusat Penahanan Jiamusi yang berlokasi di luar kota. Pihak keluarga baru diberitahu pada malam sebelum persidangan dimulai. Menurut sumber di dalam Tiongkok, persidangan hanya berlangsung selama lebih dari dua jam dan setiap praktisi hanya diperbolehkan mengucapkan dua kalimat untuk “pembelaan diri”. Personel dari Komite Politik dan Hukum Partai Komunis kota tersebut, yang dikenal kerap menginstruksikan hakim mengenai putusan dalam kasus Falun Gong dan kasus sensitif politik lainnya, turut hadir sepanjang proses persidangan.

Beberapa minggu kemudian, keluarga Yu mengetahui bahwa ia telah dijatuhi hukuman delapan tahun penjara dan dibawa ke Penjara Jiamusi. Pusat Informasi Falun Dafa melaporkan rincian mengenai pemenjaraan Yu (lihat di bawah).

Menurut sumber di dalam Tiongkok, setelah menerima instruksi untuk mengintensifkan penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong di Penjara Jiamusi guna mencapai 85 persen “tingkat transformasi”, pihak penjara membentuk “Tim Manajemen Ketat” pada 21 Februari 2011. Sejumlah praktisi dari berbagai bangsal dibawa ke bagian tersebut, termasuk Yu. Mereka tidak diizinkan membawa barang bawaan pribadi. Setiap praktisi diawasi oleh beberapa narapidana kriminal dan berada di bawah tekanan terus-menerus untuk menulis surat pernyataan melepaskan keyakinan terhadap Falun Gong.

Sekitar pukul 15.00 pada 1 Maret 2011, Yu dilaporkan pingsan akibat penyiksaan dan dilarikan ke Rumah Sakit No. 2 yang berafiliasi dengan Universitas Jiamusi. Ia menjalani operasi tengkorak, dan dokter mengeluarkan “Pemberitahuan Kondisi Kritis” kepada keluarganya serta menyarankan mereka untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Setelah operasi, Yu dipindahkan ke Unit Perawatan Intensif (ICU). Petugas polisi berpakaian sipil maupun berseragam menjaga ketat kamarnya dan mengatur petugas medis mana saja yang diperbolehkan masuk dan keluar. Setelah mendengar kondisinya, pihak keluarga datang ke rumah sakit dan diizinkan menjenguk dalam waktu singkat, namun mereka mendapati Yu sudah tidak dapat mengenali mereka.

Yu menjalani perawatan darurat lainnya sekitar pukul 16.00 pada 3 Maret 2011. Kemudian, pada sore hari tanggal 5 Maret 2011, puluhan petugas mengepung ruang ICU. Petugas mengambil pakaian Yu dari pihak keluarga dan segera memakaikannya kepada Yu. Saat petugas hendak membawanya pergi, barulah pihak keluarga menyadari bahwa ia telah meninggal.

Pihak keluarga mendesak agar diizinkan melihat jenazah Yu di ruang ICU, namun permintaan tersebut ditolak. Petugas membawa jenazahnya ke lantai bawah dan memasukkannya ke dalam kendaraan polisi, lalu meminta keluarga untuk menandatangani surat keterangan kematian. Pihak keluarga merasa sangat geram. Mereka menolak menandatangani dokumen tersebut dan dengan tegas meminta agar polisi menunggu seluruh anggota keluarga tiba sehingga mereka dapat mengucapkan perpisahan terakhir kepada Yu. Wakil direktur penjara dilaporkan menjawab bahwa ia hanya akan memberi mereka waktu lima menit untuk melihat jenazahnya. Setelah keluarga Yu melihatnya di dalam kendaraan selama lima menit dan memberikan penghormatan terakhir, kendaraan tersebut segera pergi, sementara pihak personel penjara berupaya menutupi kematiannya beserta penyebabnya.

Yu berusia 48 tahun saat ia meninggal. Ia merupakan praktisi kedua dari “Bangsal Manajemen Khusus” yang tewas dalam waktu dua minggu setelah dipindahkan ke sana (lihat kasus Qin Yueming).


Informasi Tambahan:

• Peningkatan penganiayaan menjelang Ajang Olahraga Winter Universiade 2009: /article/1019/
• Kasus Terdokumentasi dari 1.352 Praktisi Falun Gong yang “Divonis” ke Kamp Penjara pada 2008-2009. Yu berada di nomor urut 181: media.faluninfo.net/media/doc/2010/04/FDIC-jan-dec-09-sentencing.pdf

Share