Lebih dari 110 Negara Merayakan Hari Falun Dafa Sedunia ke-33

Kompilasi foto perayaan Hari Falun Dafa Sedunia di berbagai benua pada Mei 2025. (Minghui/Diedit oleh Faluninfo)

Kompilasi foto perayaan Hari Falun Dafa Sedunia di berbagai benua pada Mei 2025. (Minghui/Diedit oleh Faluninfo)

Diperbarui pada 15 Mei 2025.

NEW YORK — Pekan ini, jutaan orang di lebih dari 110 negara tengah merayakan Hari Falun Dafa Sedunia ke-33. Peringatan ini menandai momen pertama kalinya latihan spiritual tradisional asal Tiongkok, Falun Gong (atau Falun Dafa), diperkenalkan ke publik pada 13 Mei 1992.

Mulai diajarkan oleh Master Li Hongzhi di Changchun, timur laut Tiongkok, Falun Gong memadukan meditasi dan gerakan latihan qigong yang lembut dengan ajaran moral yang berlandaskan prinsip universal Sejati, Baik, dan Sabar. Pada awal 1999, media pemerintah Tiongkok sendiri memperkirakan sekitar 100 juta warga di Tiongkok telah menekuni latihan ini karena manfaat kesehatan serta kedalaman ajaran spiritualnya. Kini, Falun Dafa terus bertumbuh pesat di berbagai belahan dunia, melampaui sekat budaya dan membantu banyak orang meningkatkan kualitas hidup melalui meditasi dan pemurnian watak.

“Pesatnya perkembangan Falun Gong adalah fenomena yang luar biasa: hanya dalam tujuh tahun, 100 juta orang telah bergabung. Hebatnya lagi, meski selama 25 tahun terakhir mereka menghadapi penganiayaan yang sangat kejam, tidak pernah ada satu pun tindakan kekerasan balasan yang dilakukan oleh para praktisi,” ungkap Levi Browde, Direktur Eksekutif Falun Dafa Information Center. “Apa yang membuat Falun Gong begitu cepat memikat hati banyak orang dan memberi mereka keteguhan batin untuk melawan teror rezim Tiongkok dengan cara damai? Jawabannya ada pada prinsip utamanya dan bagaimana ajaran ini membimbing orang-orang untuk benar-benar menerapkannya dalam kehidupan nyata.”

Perayaan Global dan Dukungan Internasional

Hari Falun Dafa Sedunia diperingati melalui berbagai acara seperti pawai, pentas budaya, dan kegiatan meditasi bersama. Di Amerika Serikat, perayaan terbesar tahun ini digelar di New York City. Ribuan orang memadati jalanan untuk menyaksikan pawai megah yang dimeriahkan oleh Tian Guo Marching Band, tarian naga, serta atraksi genderang pinggang khas Tiongkok.

Dukungan juga datang dari para pejabat pemerintah di sedikitnya 10 negara bagian Amerika Serikat. Senat Negara Bagian New York secara resmi mengadopsi Resolusi J243 guna memperingati 33 tahun diperkenalkannya Falun Dafa kepada publik. Sementara itu di Texas, badan legislatif negara bagian menetapkan Resolusi Senat 512 dan Resolusi DPR 1102 pada 9 Mei 2025 sebagai bentuk pengakuan resmi terhadap Hari Falun Dafa Sedunia. Gubernur Missouri, Mike Kehoe, turut mengeluarkan proklamasi yang mengapresiasi kontribusi positif Falun Dafa dalam membangun karakter moral di tengah masyarakat.

“Saya sangat tersentuh oleh ketulusan, kelembutan, dan keteguhan prinsip mereka—bahkan saat menghadapi penderitaan sekalipun. Di hari perayaan Falun Dafa Sedunia ini, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas ketangguhan, dedikasi, serta sumbangsih positif yang Anda berikan bagi masyarakat kami.”
— Gubernur Mike Kehoe

Di tingkat pemerintah federal, Anggota Kongres Mike Kelly (R-PA) memberikan Sertifikat Pengakuan Khusus Kongres pada 13 Mei 2025. Sementara itu di New York, Anggota Kongres Pat Ryan (Demokrat-NY) menyampaikan pesan video melalui The Epoch Times yang menggarisbawahi pentingnya kebebasan beragama; ia juga menyatakan dukungannya atas pengesahan Falun Gong Protection Act (Undang-Undang Perlindungan Falun Gong) oleh DPR pekan lalu. Senator Ted Cruz (Republik-TX) pun turut memberikan dukungan dengan mengunggah ulang konten dari Pusat Informasi Falun Dafa di media sosial X, yang telah menjangkau lebih dari 100.000 penonton per 15 Mei 2025. Dukungan lainnya juga mengalir dari Anggota Kongres Chris Smith (Republik-NJ), yang menjabat sebagai wakil ketua Komisi Eksekutif Kongres untuk Tiongkok, serta Delegasi Eleanor Holmes Norton (Demokrat-DC) yang merilis pernyataan resmi guna memperingati Hari Falun Dafa Sedunia.

Secara internasional, para pembuat undang-undang di Kanada, Inggris, Jerman, Swedia, Australia, Selandia Baru, dan Taiwan telah mengeluarkan proklamasi atau surat dukungan—melanjutkan tren yang terlihat pada tahun-tahun sebelumnya dan bergabung dengan semakin banyak negara pada tahun 2025 yang mengakui Hari Falun Dafa Sedunia serta upaya latihan ini dalam mempromosikan nilai-nilai universal. Walikota Ottawa, Kanada, Mark Sutcliffe, memproklamasikan Mei 2025 sebagai “Bulan Falun Dafa”, melanjutkan tradisi yang telah berjalan selama 14 tahun.

Dukungan dari Tiongkok di Tengah Penganiayaan

Walaupun harus menghadapi penganiayaan keji dari PKT selama berpuluh-puluh tahun, para praktisi di dalam Tiongkok tetap memperingati Hari Falun Dafa Sedunia. Ribuan kartu ucapan digital dikirimkan kepada komunitas global melalui perangkat lunak khusus untuk menembus sensor ketat internet di sana.

Menariknya, dukungan ini tidak hanya datang dari kalangan praktisi. Warga sipil Tiongkok lainnya, yang tersentuh setelah melihat langsung kebaikan hati dan integritas para praktisi, kini mulai berani menunjukkan dukungan mereka secara terbuka dan mengecam pelanggaran HAM yang terjadi di negara mereka.

Kisah pribadi tentang pembaruan

Falun Gong merangkul orang-orang dari beragam latar belakang. Johanna, seorang seniman pahat klasik asal Austria yang kini menetap di Colorado, menceritakan perubahan besar dalam hidupnya berkat latihan ini:

“Dulu, sebelum rutin melakukan meditasi dan gerakan latihan, emosi saya sangat tidak stabil,” ungkap Johanna. Namun, segalanya berubah saat ia mulai menerapkan prinsip-prinsip Falun Gong dalam kesehariannya. “Perubahan yang saya alami sungguh luar biasa… kini saya bisa menetapkan tujuan hidup yang positif dengan mudah. Saya belajar untuk lebih peduli pada orang lain dan lebih menghormati orang tua serta guru-guru saya.”

Bagi Johanna, Falun Gong tidak hanya memperbaiki kondisi batinnya, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi kreativitas dan kesuksesan kariernya. Saat ini, ia mengelola sebuah akademi seni tradisional berbasis daring dan tetap tekun menjalankan latihan Falun Gong bersama sang ibu.

Baca kisah inspiratif lainnya di sini.

Perayaan Nilai-Nilai Universal

Hari Falun Dafa Sedunia menjadi momen berharga untuk merenungi kembali kekuatan dari nilai universal Sejati, Baik, dan Sabar. Di tengah dunia yang kerap dilanda pertikaian, prinsip-prinsip ini hadir sebagai pemersatu bagi setiap orang tanpa memandang asal-usul maupun latar belakang mereka.

Untuk mengenal lebih jauh tentang Falun Gong dan menyimak langsung kisah-kisah inspiratif mengenai manfaatnya, silakan saksikan video berdurasi 18 menit yang menghadirkan para praktisi dari berbagai penjuru dunia.


Kontak Media:
Levi Browde, Direktur Eksekutif di Falun Dafa Information Center
[email protected]

Share