Para Praktisi di Seluruh Dunia Memperingati Hari Jadi ke-34 Pengenalan Falun Dafa ke Publik

Praktisi Falun Dafa di Tiongkok mengirimkan kartu elektronik untuk memperingati Hari Falun Dafa Sedunia dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Guru Li Hongzhi. (Minghui.org)

Praktisi Falun Dafa di Tiongkok mengirimkan kartu elektronik untuk memperingati Hari Falun Dafa Sedunia dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Guru Li Hongzhi. (Minghui.org)

Di bawah langit cerah yang diiringi tabuhan drum dan musik, para praktisi Falun Dafa berkumpul di berbagai kota di seluruh benua pada Mei ini untuk memperingati sebuah momen penting. Bagi para pengikut Falun Dafa (Falun Gong) di seluruh dunia, 13 Mei merupakan hari perayaan yang sangat penting. Dikenal sebagai Hari Falun Dafa Sedunia, momen ini memperingati hari jadi pengenalan Falun Dafa kepada publik sekaligus hari ulang tahun pendirinya, Guru Li Hongzhi.

Tahun ini, para praktisi dari berbagai latar belakang budaya, etnis, dan profesi berkumpul untuk memperingati 34 tahun pengenalan Falun Dafa kepada publik pada 13 Mei 1992. Mereka menggunakan berbagai cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada Guru Li Hongzhi, guru spiritual mereka, karena telah memberikan kesehatan, kedamaian batin, dan makna hidup yang lebih mendalam.

Tiongkok: Ucapan Selamat dari Lebih dari 70 Profesi

Para praktisi di Tiongkok daratan—diperkirakan berjumlah 20 hingga 40 juta orang—masih belum bisa merayakan momen ini secara terbuka di tanah air mereka. Seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka mengirimkan pesan ucapan selamat dan karya seni, termasuk kaligrafi, foto, kartu elektronik, animasi Flash, puisi, serta esai ke Minghui.org. Situs web ini telah berfungsi sebagai platform bagi para praktisi di Tiongkok daratan untuk mendokumentasikan pengalaman pribadi mereka sejak penganiayaan dimulai pada tahun 1999.

Menjelang 13 Mei, Minghui telah menerima ribuan ucapan selamat dari para praktisi di lebih dari 70 profesi. Di antaranya termasuk perwakilan dari lembaga pemerintah seperti kejaksaan, sistem peradilan, korps diplomatik, dan Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC).

Satu keluarga praktisi dari Kota Changchun, Provinsi Jilin, mengirimkan kartu elektronik untuk memperingati Hari Falun Dafa Sedunia dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Guru Li Hongzhi. (Minghui.org)

Seorang praktisi dari Changchun, Provinsi Jilin—kota asal Guru Li Hongzhi sekaligus tempat kelahiran Falun Dafa—mempersembahkan puisi ini sebagai ungkapan rasa terima kasih dan kerinduan:

Kami bersujud dalam takzim memperingati hari ulang tahun Guru;
Tabuhan drum dan musik bergema di kedua sisi Selat.
Para murid menanamkan dalam-dalam keagungan ajaran Anda di dalam hati—
Siang dan malam, mereka menunggu dengan rindu kembalinya Guru.

Perayaan meluas secara global

Di luar Tiongkok daratan, para praktisi merayakannya dengan latihan bersama, pawai, pertunjukan, serta acara publik lainnya, menghadirkan suasana yang damai dan penuh belas kasih bagi masyarakat di seluruh dunia.

Sejak diperkenalkan kepada publik pada 1992, Falun Dafa telah menyebar ke lebih dari 100 negara, dan buku utamanya, Zhuan Falun, telah diterjemahkan lebih dari 50 bahasa. Setiap tahun, Hari Falun Dafa Sedunia berkembang menjadi fenomena global—mulai dari Taiwan hingga Jepang, Australia hingga Selandia Baru, serta London hingga New York—perayaan selalu digelar di mana pun para praktisi berkumpul.

Pawai praktisi Falun Gong untuk memperingati Hari Falun Dafa Sedunia di Fisherman’s Wharf, San Francisco pada 9 Mei 2026. (Minghui.org)

Pada 9 Mei pukul 08.00, para praktisi di San Francisco menggelar latihan bersama di Ferry Building. Gerakan yang tenang menarik perhatian warga lokal dan wisatawan, banyak di antaranya berhenti untuk bertanya tentang Falun Gong. Pada pukul 11.00, pawai perayaan dimulai di sepanjang Embarcadero, menampilkan marching band, tarian naga, tim bidadari, dan kendaraan hias, yang memikat kerumunan penonton untuk menyaksikan serta mendokumentasikan prosesi tersebut.

Dukungan dari para pejabat pemerintah

Di berbagai belahan dunia, para pejabat pemerintah dan anggota parlemen turut memperingati Hari Falun Dafa Sedunia dengan menghadiri acara perayaan serta merilis ucapan selamat yang menegaskan dukungan mereka bagi komunitas Falun Gong.

Di Kanada, 19 Anggota Parlemen berkumpul di Parliament Hill, Ottawa, pada 5 Mei 2026. Mereka mengapresiasi keteguhan para praktisi dalam mempertahankan keyakinan di tengah penganiayaan panjang oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT), sekaligus menegaskan kembali solidaritas mereka.

Turut hadir di antaranya adalah Garnett Genuis, wakil ketua kelompok kerja parlemen Kanada Parliamentary Friends of Falun Gong, yang berperan penting dalam meloloskan undang-undang bersejarah untuk mengamendemen Kitab Undang-Undang Hukum Pidana serta Undang-Undang Perlindungan Imigrasi dan Pengungsi Kanada guna mengatasi perampasan organ secara paksa dan perdagangannya di Tiongkok. Dalam acara tersebut, Anggota Parlemen Genuis menyatakan:

“Ada tugas berkelanjutan yang harus kita lakukan di negara ini dan di seluruh dunia untuk membela kebebasan beragama, melindungi kebebasan para praktisi Falun Gong, serta menegakkan nilai-nilai inti yang kita miliki bersama: Sejati, Baik, dan Sabar.”

Garnett Genuis, anggota Parlemen Kanada, berbicara dalam acara perayaan Hari Falun Dafa Sedunia di Parliament Hill, Ottawa, pada 5 Mei 2026. (Minghui.org)

Tindakan nyata lebih berarti daripada sekadar kata-kata

Hari Falun Dafa Sedunia pertama kali diusulkan oleh para praktisi luar negeri dan diumumkan resmi oleh Minghui 26 tahun lalu, pada tahun 2000—delapan tahun setelah Guru Li memperkenalkan Falun Dafa ke publik, dan beberapa bulan setelah PKT meluncurkan penindasan kejam terhadap para praktisi di Tiongkok. Sejak awal, para praktisi menetapkan hari ini sebagai sarana bagi masyarakat dari berbagai bangsa dan lapisan untuk mengenal Falun Dafa, bahkan di tengah kesulitan terbesar yang mereka hadapi.

Dua puluh enam tahun berlalu, keteguhan tersebut kini telah membuahkan hasil yang luar biasa.

Meski PKT terus memfitnah Falun Gong, para praktisi telah menunjukkan kepada dunia—melalui perayaan tahunan dan keberanian moral yang teguh—siapa diri mereka sebenarnya: pengikut Sejati, Baik, dan Sabar, prinsip yang diajarkan Guru Li sekaligus nilai-nilai yang bergaung di seluruh umat manusia. Seperti pepatah abadi mengatakan:

“Kebenaran pasti akan menang.”

Share