Badan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa

Dalam observasi akhir mengenai tingkat kepatuhan Tiongkok terhadap Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Menentang Penyiksaan, pada 21 November 2008, sebuah komite ahli independen PBB menyatakan keprihatinan atas “informasi yang diterima bahwa praktisi Falun Gong telah secara luas menjadi sasaran penyiksaan dan penganiayaan di penjara dan beberapa dari mereka telah digunakan untuk transplantasi organ.”

Komite tersebut kemudian memberikan rekomendasi berikut, yang merupakan tuntutan hukum paling mengikat hingga saat ini bagi otoritas Tiongkok untuk menyelidiki dan menghukum mereka yang bertanggung jawab atas pengambilan organ secara paksa dari praktisi Falun Gong:

Negara pihak harus segera melakukan atau menugaskan penyelidikan independen terhadap klaim bahwa beberapa praktisi Falun Gong telah menjadi sasaran penyiksaan dan digunakan untuk transplantasi organ, serta mengambil langkah-langkah yang sesuai untuk memastikan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas penganiayaan tersebut dituntut dan dihukum. [2]

Kesimpulan komite tersebut menindaklanjuti berbagai pertanyaan konsisten yang telah dikirimkan kepada pemerintah Tiongkok sejak Agustus 2006 oleh berbagai Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang selama ini mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan.

“Pemerintah Tiongkok belum berterus terang dan transparan. Masih menjadi tanda tanya besar bagaimana mungkin operasi transplantasi organ di rumah sakit-rumah sakit Tiongkok meningkat secara masif sejak tahun 1999, sementara jumlah donor sukarela yang tersedia tidak pernah sebanyak itu. [Tuduhan pengambilan organ dari tahanan Falun Gong] telah dibantah, namun pemerintah Tiongkok belum membuktikan bahwa tuduhan tersebut tidak benar.”
— Manfred Nowak, Pelapor Khusus PBB untuk Penyiksaan dalam wawancara media pada Agustus 2009, tiga tahun setelah para ahli PBB menyampaikan kekhawatiran atas tuduhan pengambilan organ kepada otoritas Tiongkok. [4]

Catatan:

[1] David Kilgour dan David Matas, Bloody Harvest: The Killing of Falun Gong for Their Organs, Seraphim (2009); hal. 13-16.
[2] Komite Perserikatan Bangsa-Bangsa Menentang Penyiksaan, “Observasi Akhir Komite Menentang Penyiksaan: Tiongkok,” 12 Desember 2008, CAT/C/CHN/CO/4, hal. 10;
http://daccess-ods.un.org/TMP/1115930.97448349.html.

[3] Manfred Nowak, “Laporan Pelapor Khusus tahun 2007 mengenai penyiksaan dan perlakuan atau hukuman kejam, tidak manusiawi, atau merendahkan martabat lainnya: Ringkasan informasi, termasuk kasus-kasus perorangan, yang dikirimkan kepada Pemerintah dan jawaban yang diterima,” 20 Maret 2007, A/HRC/4/33/Add.1, hal. 60-61;http://daccess-ods.un.org/TMP/6866005.06305695.html

[4] Charlotte Cuthbertson, “Belum Terpecahkan: Pengambilan Organ di Tiongkok; Wawancara dengan Manfred Nowak Bagian II,” The Epoch Times, 5 Agustus 2009;http://www.theepochtimes.com/n2/content/view/20596/

Share