Pemilik Studio Dijatuhi Hukuman karena Memiliki Kalender tentang Falun Gong

Kalender berisi informasi tentang praktik Falun Gong diproduksi oleh editor Minghui.org setiap tahun. Kalender ini sering didistribusikan oleh praktisi Falun Gong di Tiongkok untuk menyampaikan informasi tanpa sensor tentang praktik tersebut, serta pepatah dari budaya tradisional Tiongkok. Kalender ini, bertanggal 2022, bertuliskan "Memahami kebenaran adalah keberuntungan" dan memiliki prinsip-prinsip praktik Falun Gong yaitu "Kebenaran, Kasih Sayang, dan Toleransi adalah Kebaikan" yang terukir pada lentera.

Kalender berisi informasi tentang praktik Falun Gong diproduksi oleh editor Minghui.org setiap tahun. Kalender ini sering didistribusikan oleh praktisi Falun Gong di Tiongkok untuk menyampaikan informasi tanpa sensor tentang praktik tersebut, serta pepatah dari budaya tradisional Tiongkok. Kalender ini, bertanggal 2022, bertuliskan "Memahami kebenaran adalah keberuntungan" dan memiliki prinsip-prinsip praktik Falun Gong yaitu "Kebenaran, Kasih Sayang, dan Toleransi adalah Kebaikan" yang terukir pada lentera.

Sun Jinhui, 47 tahun, pertama kali ditangkap pada 12 Juni 2018, setelah polisi melihat kalender berisi informasi tentang Falun Gong di studio fotografinya. Mereka mengambil kalender tersebut, menggeledah studionya, dan menyita empat printer, kamera, dua ponsel, sebuah komputer yang digunakannya untuk bisnisnya, serta beberapa materi terkait Falun Gong.

Meskipun gagal dalam pemeriksaan fisik, polisi menahannya di Pusat Penahanan Kota Taian selama sebulan sebelum membebaskannya dengan uang jaminan 5.000 yuan.

Polisi menyerahkan kasus Sun ke Kejaksaan Kota Feicheng pada akhir Mei 2019. Untuk menghindari penganiayaan, ia meninggalkan kampung halamannya sebulan kemudian.

Ketika Sun kembali ke rumah pada awal tahun 2021 untuk merayakan Tahun Baru Imlek bersama keluarganya, sekitar pukul 8 malam pada tanggal 9 Februari, selusin petugas masuk dan menangkapnya. Ketika ia melawan penggeledahan badan, petugas Wang Xiansheng meraih tangannya, memborgolnya di belakang punggung, dan melemparkannya ke tempat tidur. Hidungnya terluka selama penangkapan dan ia sempat kehilangan kesadaran selama penahanan.

Keesokan harinya, Sun dibawa ke Pusat Penahanan Xintai tetapi ditolak karena kondisi kesehatannya. Ia dibebaskan dan ditempatkan di bawah tahanan rumah.

Pada 23 Juli 2021, jam 7 pagi, polisi menerobos masuk ke rumah Sun. Mereka secara paksa membawanya ke Pengadilan Kota Feicheng untuk sidang, yang sebelumnya tidak diberitahukan kepadanya.

Hakim menjatuhkan hukuman dua tahun dua bulan penjara dengan denda 10.000 yuan pada 22 September. Ia sekarang mengajukan banding atas putusan tersebut.

Berdasarkan laporan asli dari Minghui.org:

https://en.minghui.org/html/articles/2021/10/5/196037.html

Share