Jane Dai Fadu Dai

Kesaksian Pribadi

Penganiayaan terhadap Falun Gong menargetkan 100 juta orang di Tiongkok, serta menghancurkan keluarga dan komunitas yang tak terhitung jumlahnya di seluruh Tiongkok. Di bawah ini, kami menyajikan gambaran mengenai dampak kemanusiaan dari penganiayaan tersebut melalui kisah-kisah pribadi yang mendalam dari mereka yang tewas, mereka yang selamat, dan mereka yang tengah berjuang demi kebebasan sesama. Inilah kisah mereka…

The persecution of Falun Gong targeted 100 million people in China, and decimated countless families and communities across China. These are their stories…

Ibu dari Chen Xiao

Chen Xiao belum menerima kabar dari ibunya sejak sang ibu ditahan pada tahun 2020 karena melakukan latihan Falun Gong. Ia merasa sangat khawatir akan kondisi ibunya yang kini mulai memasuki usia lanjut, dan ia telah meminta pemerintah Australia untuk menggunakan jalur diplomatik guna membantu pembebasan para praktisi Falun Gong di Tiongkok.

Baca Selengkapnya »

Suami dari You Ling

Zhou Deyong, seorang insinyur geologi senior di Provinsi Shandong, ditangkap dalam sebuah operasi pembersihan oleh polisi bersama 10 praktisi Falun Gong lainnya dan anggota keluarga mereka pada 23 April 2021. Sejak saat itu, ia ditahan di Pusat Penahanan Binhai.r.

Baca Selengkapnya »
Foto keluarga lengkap keluarga Wang di Tiongkok, 1994. Di dalam foto, dari kiri ke kanan, adalah dua putri tertua, sang ibu Aihua Liu, putri Lydia Wang, putra Steven Wang, dan sang ayah Guanghui Wang.

Ibu Dari Steven Dan Lydia Wang

Steven Wang, seorang penari utama di New York, ingat ketika ia menerima kabar tentang meninggalnya sang ayah pada tahun 2009. Kedua orang tuanya menjalankan latihan Falun Gong, sebuah keyakinan spiritual Buddha yang saat ini sedang mengalami penganiayaan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT). Pada tahun 2016, ibunya yang sudah menjanda mencoba mengunjunginya di New York untuk pernikahannya, namun otoritas Tiongkok melarangnya pergi karena keyakinannya pada Falun Gong.

Baca Selengkapnya »

Ibu dari Simon Zhang

Pada Tahun Baru Imlek (tiga hari sebelum Upacara Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing), polisi menangkap dan menahan Yunzhi Ji. Pihak berwenang berusaha membungkamnya karena sebelumnya ia kedapatan memiliki catatan kertas, stiker, dan materi cetak berisi informasi Falun Gong di rumahnya. Setelah dua minggu dalam tahanan, ia mengalami koma akibat penganiayaan dan meninggal dunia 49 hari setelah penangkapan awalnya.

Baca Selengkapnya »
Share