Penganiayaan terhadap Falun Gong menargetkan 100 juta orang di Tiongkok, serta menghancurkan keluarga dan komunitas yang tak terhitung jumlahnya di seluruh Tiongkok. Di bawah ini, kami menyajikan gambaran mengenai dampak kemanusiaan dari penganiayaan tersebut melalui kisah-kisah pribadi yang mendalam dari mereka yang tewas, mereka yang selamat, dan mereka yang tengah berjuang demi kebebasan sesama. Inilah kisah mereka…
The persecution of Falun Gong targeted 100 million people in China, and decimated countless families and communities across China. These are their stories…
[Pembaruan: TELAH DIBEBASKAN] Pintong Liu, ibu dari seorang mahasiswa lulusan Inggris, sempat dijatuhi hukuman di Liaoning karena keyakinannya pada latihan Falun Gong.
Karen Kang, seorang warga negara AS di California, sudah dua tahun tidak mendengar kabar dari adik perempuannya. Pada 31 Oktober 2022, adik Karen yang bernama
Chen Xiao belum menerima kabar dari ibunya sejak sang ibu ditahan pada tahun 2020 karena melakukan latihan Falun Gong. Ia merasa sangat khawatir akan kondisi ibunya yang kini mulai memasuki usia lanjut, dan ia telah meminta pemerintah Australia untuk menggunakan jalur diplomatik guna membantu pembebasan para praktisi Falun Gong di Tiongkok.
Chen Jingyu, seorang warga New York, sudah tidak mendengar kabar dari saudara perempuannya, Chen Jinghui, selama lebih dari enam bulan setelah ia ditahan karena melakukan latihan Falun Gong.
Liu Pintong, wanita berusia 50-an dari Kota Dandong, Provinsi Liaoning, ditangkap pada 3 Februari 2023. Pada November 2023, permohonan bandingnya ditolak dan ia tetap dihukum
Pembaruan dengan informasi tambahan pada 8 Mei 2024. Meng Zhaohong, ibu dari seorang penduduk Amerika Serikat, ditangkap pada 9 Mei 2023 karena berbicara kepada orang-orang
Mr. Ding Yuande, father of Berlin resident Ding Lebin, was formally arrested on July 20, 2023, by the Donggang District Police Department in Rizhao City,
Zhou Deyong, seorang insinyur geologi senior di Provinsi Shandong, ditangkap dalam sebuah operasi pembersihan oleh polisi bersama 10 praktisi Falun Gong lainnya dan anggota keluarga mereka pada 23 April 2021. Sejak saat itu, ia ditahan di Pusat Penahanan Binhai.r.
Kami menggunakan kuki untuk meningkatkan pengalaman anda di situs web ini. Dengan melanjutkan penggunaan situs kami, anda menyetujui penggunaan kuki tersebut.