Saudara perempuan Chen Jingyu
Chen Jingyu, seorang warga New York, sudah tidak mendengar kabar dari adiknya, Chen Jinghui, selama lebih dari enam bulan, setelah sang adik ditahan karena menjalankan latihan Falun Gong.
Ringkasan Kasus
Chen Jinghui – Jenis Kelamin: Perempuan, Usia: 55 tahun
Status Saat Ini: Ditangkap pada Maret 2024, dan saat ini ditahan di Pusat Penahanan No.1 Changchun. Anggota keluarganya tidak dapat menghubunginya dan tidak diizinkan untuk menjenguknya.
Riwayat Penahanan: Pernah ditangkap pada tahun 2015 dan 2017 karena menyebarkan materi Falun Gong.
Lokasi Saat Ini: Reizigou, Xinglongshan, Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Changchun, Jilin, Tiongkok.
Kediaman Keluarga di AS: New York, Amerika Serikat.
Latar Belakang Pribadi

Chen Jinghui berusia 55 tahun, lulusan Northeast Normal University, dan seorang akuntan publik bersertifikat. Ia sangat suka belajar dan memiliki gelar di bidang ilmu perpustakaan serta akuntansi. Setelah mulai melakukan latihan Falun Gong pada tahun 2011, ia mengalami perubahan positif dalam pikiran dan semangat, bahkan merasakan peningkatan kesehatan fisik karena penyakit miom rahimnya segera sembuh. Sebelumnya ia keras kepala dan pemarah. Setelah berlatih Falun Gong, dirinya berubah menjadi lebih penuh perhatian dan tenang. Namun, karena keyakinannya pada Falun Gong, ia tidak pernah punya pekerjaan tetap karena selalu dipecat oleh setiap majikannya.
Setelah penangkapan pada tahun lalu tersebut, saudara perempuan Jinghui, Chen Jingyu, aktif berkampanye untuk pembebasannya, serta membela ribuan praktisi lainnya yang saat ini ditahan di penjara-penjara Tiongkok. Jingyu sendiri pernah mengalami perlakuan sangat kejam di Kamp Kerja Paksa Wanita Heizuizi pada tahun 2008, di mana ia mengalami kerja paksa, penyiksaan, dan sesi pencucian otak.
Sudah setengah tahun Jinghui dipenjara di Pusat Penahanan Changchun tapi Jingyu tidak dapat menghubunginya. Sangat sulit untuk mencari detail mengenai kondisi Jinghui. Informasi apa pun yang ia terima selama ini selalu tidak jelas dan berubah-ubah.
Selain itu di Provinsi Jilin, di dua tahun terakhir, para praktisi yang dipenjara tidak diperbolehkan didampingi oleh pengacara di pengadilan, dan kunjungan dalam bentuk apa pun dilarang. Putra Jinghui hanya bisa datang ke tempat penahanannya untuk mengirimkan uang dan kebutuhan sehari-hari, tapi tidak diijinkan untuk menemuinya.
Jingyu sempat berkomunikasi dengan keponakannya untuk memantau kondisi saudara perempuannya, namun baru-baru ini ia kehilangan kontak. Sekarang, ia sama sekali tidak tahu apakah Jinghui masih hidup atau tidak. Jingyu sangat takut jika Jinghui suatu hari nanti akan menjadi korban pengambilan organ paksa.
Pada perayaan Festival Musim Gugur ini—saat di mana keluarga biasanya berkumpul untuk makan bersama dan menikmati bulan purnama—Jingyu mengirimkan salam untuk Jinghui yang berada di balik jeruji besi di Tiongkok. Jingyu sangat berharap agar ia bisa membawa Jinghui ke Amerika Serikat agar ia bisa bebas berlatih Falun Gong. Jingyu juga berharap agar orang tua mereka suatu hari nanti bisa meninggalkan Tiongkok. Di panti jompo tempat mereka tinggal saat ini, orang tua mereka tidak bisa bebas membaca buku-buku Falun Gong atau bermeditasi dan kondisi kesehatan ayah mereka terus menurun. Dengan Jinghui yang dipenjara dan Jingyu yang tinggal di Amerika, tidak ada yang bisa merawat orang tua mereka yang lansia.
Urutan Peristiwa
Maret 2024: Chen Jinghui Ditangkap untuk Kedua Kalinya
Pada pertengahan Maret 2024, Jinghui ditangkap dan ditahan di Pusat Penahanan Kota Changchun. Pihak berwenang menolak memberikan informasi apa pun kepada keluarganya, hanya memberi tahu putranya untuk menunggu “hasil”. Orang yang berbicara di telepon menolak mengungkapkan identitasnya, lembaga kepolisian mana yang menangkap Jinghui, atau siapa yang bertanggung jawab atas kasusnya.
Pada April 2024, Jingyu dan saudara iparnya baru mengetahui kabar penangkapan tersebut. Mereka sangat khawatir akan penderitaan yang mungkin sedang dialami Jinghui saat ini. Jingyu paham sekali kondisi buruk yang sering dialami para praktisi dalam penahanan ilegal karena ia sendiri pernah mengalami penyiksaan di tangan PKT enam belas tahun yang lalu.
Maret 2023: PKT Melecehkan Orang Tua Chen
Pada Maret 2023, sekitar pukul 11 malam, petugas dari Kantor Polisi Jalan Guangfu mengetuk pintu rumah Chen Jinghui saat yang ada hanya orang tuanya di sana. Pasangan lansia tersebut tidak membukakan pintu. Tak lama kemudian, polisi memasang kamera pengawas di lorong gedung apartemen untuk memantau keluarga tersebut selama 24 jam sehari. Orang tua Chen akhirnya terpaksa pindah rumah untuk menghindari pelecehan tersebut.
17 September 2021: Polisi Menggunakan Taktik Intimidasi untuk Mencari Tahu Keberadaan Jinghui
Pihak kepolisian setempat dan kantor lingkungan memutus aliran listrik ke rumah Chen sekitar pukul 8 malam. Penyewa rumah yang saat itu sedang berada di dalam keluar untuk memeriksa apa yang terjadi, namun tiba-tiba lima orang menerobos masuk ke dalam rumah. Mereka menginterogasi penyewa tersebut untuk mencari tahu di mana keberadaan Chen Jinghui.
28 Februari 2017: Penculikan Sewenang-wenang oleh Polisi
Suatu hari ketika Chen Jinghui pulang ke rumah, ia mendapati petugas PKT sudah menunggu di depan pintunya. Petugas-petugas tersebut kemudian menggeledah rumah kontrakannya dan menyita barang-barang miliknya.
Satu jam kemudian, tiga petugas kembali ke rumah kontrakan tersebut, kali ini bersama teman sekamar Jinghui yang juga seorang praktisi Falun Gong. Polisi kemudian membawa Jinghui ke kantor polisi dan baru membebaskannya pada tengah malam.
November 2015: Penangkapan Pertama Kali
Pada November 2015, Jinghui ditangkap untuk pertama kalinya setelah seseorang melaporkannya karena membagikan materi informasi Falun Gong di sebuah pusat perbelanjaan setempat. Akibatnya, ia ditahan selama 15 hari di Rumah Tahanan Kota Changchun di Desa Weizigou, Distrik Kuancheng.
Akhir 2011: Jinghui Mulai Melakukan Latihan Falun Gong
Chen Jinghui mulai melakukan latihan Falun Gong pada tahun 2011 dan merasakan manfaat besar bagi kesehatannya.
Kabar Terbaru & Upaya Penyelamatan
April 2024: Jingyu Mengirimkan Surat kepada Senator Schumer
Setelah mendengar kabar adiknya ditangkap, Jingyu segera memulai kampanye untuk menyuarakan kasus tersebut agar adiknya bisa bebas. Langkah pertamanya adalah menyurati Senator Chuck Schumer. Ia dengan rendah hati meminta bantuan resmi dari kantornya guna menyelamatkan adiknya.
Ambil Tindakan
Hubungi Perwakilan Jingyu (Negara Bagian New York)
Senator Chuck Schumer
Senator Kirsten Gillibrand
Bagikan Kisah Jingyu di Media Sosial
Kirimkan surat penyemangat langsung kepada Chen Jinghui
Para penyintas yang berhasil keluar dari penjara di Tiongkok dan mengungsi ke Amerika Serikat menyatakan bahwa dukungan langsung dari dunia luar sangatlah berarti. Kabar tersebut membangkitkan semangat mereka yang ditahan secara tidak adil, sekaligus mengejutkan para pejabat setempat hingga membuat mereka takut untuk melanjutkan penganiayaan.
Anda dapat mengirimkan kartu secara langsung kepada Chen ke alamat ini:
Kirimkan Surat ke Tempat Kasus Hukum Chen Ditangani
Dilaporkan bahwa semua kasus penganiayaan terhadap Falun Gong di Changchun telah dipindahkan ke Kejaksaan Distrik Chaoyang, Changchun, untuk ditangani secara terpadu.
Anda dapat mengirimkan surat kepada pihak berwenang untuk mengadvokasi Chen.
Kejaksaan Distrik Chaoyang, Kota Changchun, Provinsi Jilin.
Alamat: Kejaksaan Distrik Chaoyang, No. 7757 Satellite Road, Kota Changchun, Provinsi Jilin, Tiongkok. Kode Pos: 130012


