Praktisi Shandong Dijatuhi Hukuman Hingga 7,5 Tahun karena Karya Seni Falun Gong

Para praktisi Falun Gong di Kabupaten Guan, Provinsi Shandong, ditangkap antara bulan Mei dan Agustus 2022 karena membuat materi informasi, memiliki lukisan Tahun Baru dan hiasan bertema Falun Gong di rumah mereka. Kedelapan praktisi tersebut, sebagian besar adalah petani, menjalani persidangan di Pengadilan Kabupaten Guan pada 21 Desember 2022.

Selama persidangan, Zhang Yuxiang menegaskan bahwa tidak ada hukum yang pernah menyatakan Falun Gong sebagai tindakan kriminal di Tiongkok. Ia menunjukkan bahwa dengan menjalankan latihan Falun Gong dan memperoleh kesehatan yang baik, para praktisi telah membantu perusahaan tempat mereka bekerja dan negara menghemat banyak biaya medis. Mereka tidak melanggar hukum apa pun dengan melakukan olahraga tersebut dan berusaha menjadi orang baik.

Hakim ketua Fan Bin, bersama hakim Zheng Lianfei dan Hu Quanming, disodorkan lukisan dan hiasan yang disita polisi sebagai bukti penuntutan terhadap para praktisi. Baik jaksa maupun hakim ketua Fan Bin tidak menjelaskan bagaimana para praktisi tersebut telah melanggar hukum hanya karena memiliki benda-benda itu.

Pada 4 Januari 2023, kedelapan praktisi Falun Gong tersebut dijatuhi hukuman penjara antara 3 tahun hingga 7,5 tahun. Mereka dituduh menyebarkan Falun Gong dan membuat materi informasi tentang latihan tersebut. Sebagian besar dari mereka telah mengajukan banding atas putusan tersebut.

Berikut adalah rincian mengenai kedelapan praktisi dan hukuman mereka:

  • Zhang Yuxiang (wanita), 51 tahun, dijatuhi hukuman 7,5 tahun penjara dan denda 18.000 yuan. Ia ditangkap pada 18 Agustus 2022, dan dimasukkan ke dalam tahanan kriminal pada 13 September. Ketika polisi menggeledah rumahnya, mereka juga menyita uang tunai sebesar 20.000 yuan miliknya.
  • Xu Hengkui (pria), 60 tahun, juga dijatuhi hukuman 7,5 tahun penjara dan denda 18.000 yuan. Ia ditangkap pada 13 Mei 2022, dan dibebaskan dengan jaminan pada awal Juni karena kondisi kesehatannya. Sebelumnya, 28 februari 2002, ia pernah dijatuhi hukuman dua tahun kerja paksa.
  • Kong Dequan (pria), 61 tahun, ditangkap pada 29 Juli 2022. Ia dijatuhi hukuman tujuh tahun empat bulan penjara, serta denda sebesar 16.000 yuan. Sebelumnya, pada 5 Mei 2001, ia pernah dijatuhi hukuman tiga tahun kerja paksa
  • Zhou Chunbao (pria), 48 tahun, mantan wakil direktur biro pajak, ditangkap pada 15 Mei 2022. Ia diinterogasi berkali-kali dan dilarang tidur selama berhari-hari. Ia dijatuhi hukuman empat tahun penjara dan denda 10.000 yuan.
  • Ny. Gao Shuzhen, 47 tahun, dijatuhi hukuman empat tahun penjara dan denda 10.000 yuan. Ia sebelumnya ditangkap pada 1 Maret 2022 dan sempat ditahan sebentar. Polisi melecehkannya pada 13 Mei dan menyita komputernya. Ia ditangkap kembali pada 26 Juli. Polisi menempatkannya di bawah pengawasan kediaman pada 30 Juli, lalu memasukkannya ke dalam tahanan kriminal pada 22 September.
  • Han Zhenlin (pria), 71 tahun, ditangkap pada 28 Juli 2022. Ia juga dijatuhi hukuman empat tahun penjara dengan denda 10.000 yuan. Polisi mengklaim bahwa ia ditahan di Pusat Hukum Kabupaten Guan, namun keluarganya tidak dapat menemukan informasi apa pun mengenai tempat tersebut. Sebelum hukuman terakhirnya ini, ia sempat ditahan selama lima hari setelah penangkapan lainnya pada 18 November 2015.
  • Zhang Bingliang (pria), 68 tahun, ditangkap pada 19 Agustus 2022. Uang tunai miliknya sebesar 200.000 yuan hasil penjualan pupuk disita oleh polisi. Ia dijatuhi hukuman empat tahun penjara dengan denda 10.000 yuan.
  • Wang Ruixiang (pria), 55 tahun, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara dan denda 8.000 yuan.

Berdasarkan laporan asli dari Minghui.org.

Share