Pejabat Pemerintah Swiss Mendukung Pengakhiran Penganiayaan Falun Gong oleh PKT

Mauro Poggia, Presiden Dewan Negara Jenewa, menunjukkan rasa hormatnya kepada para praktisi Falun Dafa pada 28 April 2023 di Kota Tua Jenewa, Swiss.

Mauro Poggia, Presiden Dewan Negara Jenewa, menunjukkan rasa hormatnya kepada para praktisi Falun Dafa pada 28 April 2023 di Kota Tua Jenewa, Swiss.

Orang-orang di seluruh dunia yang menekuni latihan Falun Dafa (dikenal juga sebagai Falun Gong) terus menginformasikan kepada publik mengenai praktik spiritual ini. Sejak tahun 1999, mereka telah berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penganiayaan yang hingga kini masih dilakukan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) terhadap para pengikutnya.

Di Kota Tua Jenewa, Swiss, para praktisi Falun Dafa mengadakan kegiatan di aula selasar bawah sebuah bangunan abad ke-17, tepat di seberang Parlemen Kanton dan Kantor Kanselir Jenewa pada 28 April 2023.

Para anggota Dewan Negara Jenewa menyampaikan pidato dukungan mereka dalam acara tersebut. Beberapa di antaranya menandatangani petisi yang mendesak penghentian penganiayaan. Mereka semua memuji kegigihan para praktisi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kekejaman pelanggaran hak asasi manusia ini.

Para praktisi memperagakan gerakan latihan Falun Dafa pada 28 April 2023, di Kota Tua Jenewa, Swiss.
Orang-orang yang melintas menandatangani petisi untuk mendukung penghentian penganiayaan yang dilakukan Partai Komunis Tiongkok (PKT) terhadap praktisi Falun Gong di Tiongkok.

Presiden Dewan Negara Jenewa menyatakan: “Apa yang Anda lakukan adalah hal yang benar (mulia).”

Mauro Poggia, Presiden Dewan Negara Jenewa, menyatakan: “Apa yang Anda lakukan adalah hal yang benar, tindakan Anda positif. Kami tahu apa yang sedang terjadi di Tiongkok. Untungnya, dunia kini telah membuka mata, namun ini saja tidak cukup. Setelah membuka mata, mereka seharusnya menyuarakan dukungan bagi Anda sekarang dan membawa lebih banyak perubahan.”

Beliau menambahkan, “Terima kasih telah membawa hal ini ke perhatian dunia dan membantu dunia keluar dari sikap acuh tak acuh. Kita harus membantu semua korban yang malang ini (praktisi Falun Dafa di Tiongkok), membebaskan mereka dari penjara, serta mengembalikan kebebasan dan martabat mereka. Ini adalah sekelompok orang yang tidak akan menyakiti siapa pun.” Sebelum pergi, Pak Poggia merapatkan kedua telapak tangannya di depan dada sebagai bentuk rasa hormat.

Mauro Poggia, Presiden Dewan Negara Jenewa.

Anggota Dewan Negara Jenewa menyatakan: “Falun Dafa Luar Biasa!”

Patrick Dimier, seorang anggota Dewan Negara Jenewa, telah mendukung upaya para praktisi Falun Dafa selama bertahun-tahun. Beliau mengucapkannya dalam bahasa Mandarin, “Falun Dafa Hao!” (Falun Dafa Luar Biasa!) dan menandatangani petisi untuk mendesak penghentian kekejaman tersebut. Beliau berkata, “Terima kasih atas tindakan Anda. Tidak ada yang bisa membantu orang untuk saling memahami lebih baik daripada kebaikan dan persahabatan. Anda luar biasa!”

Patrick Dimier, seorang anggota Dewan Negara Jenewa, menyampaikan pidato dalam acara tersebut pada 28 April 2023 di Kota Tua Jenewa, Swiss.

Dokter Transplantasi Organ menyatakan: “Kita harus menghormati prinsip-prinsip moral.”

Philippe Morel, seorang anggota Dewan Negara Jenewa sekaligus dokter transplantasi organ, mengatakan kepada para praktisi: “Saya menghabiskan sebagian besar waktu saya melakukan transplantasi organ di rumah sakit universitas di Jenewa. Saya juga telah melakukan banyak transplantasi organ di Swiss di masa lalu. Tentu saja, saya melakukan transplantasi tersebut dengan mematuhi standar moral yang berlaku, termasuk menghormati pendonor organ, mematuhi aturan internasional, dan khususnya aturan yang ditetapkan oleh Parlemen Eropa, yang harus dihormati di setiap negara. Aturan-aturan ini bermanfaat bagi transplantasi organ dan tentunya berada dalam kerangka perlindungan bagi para pendonor organ.”

Mengenai pengambilan organ paksa dari praktisi Falun Gong yang ditahan, beliau menyatakan, “Saya sangat berharap tindakan-tindakan yang bertentangan dengan rekomendasi Dewan Eropa tersebut segera dihentikan. Sebelumnya kita mengira tindakan tersebut telah ditinggalkan, namun nyatanya mungkin belum. Sudah jelas bahwa hal-hal ini harus segera dihentikan. Kita harus menghormati prinsip-prinsip moral serta aturan internasional mengenai transplantasi dan donor organ.”

Philippe Morel, seorang anggota Dewan Negara Jenewa sekaligus dokter spesialis transplantasi organ, menghadiri acara tersebut untuk menunjukkan dukungannya pada 28 April 2023 di Kota Tua Jenewa, Swiss.

Dukungan dari Para Anggota Dewan Negara Jenewa

Chevallier, seorang mantan anggota Dewan Negara Jenewa, tersentuh hatinya setelah mendengar tentang penganiayaan yang dialami oleh para praktisi di Tiongkok. Dia menyatakan, “Apa yang Anda lakukan adalah hal yang benar-benar mulia.” Dia juga meminta dua lembar formulir petisi dan mengatakan akan membawanya pulang agar teman-teman serta kerabatnya bisa ikut menandatanganinya.

Francois Canonica, mantan presiden Asosiasi Pengacara Jenewa, telah mendukung para praktisi selama bertahun-tahun. Beliau mengecam PKT atas pengambilan organ paksa dan menyatakan, “Saya mendukung seratus persen perjuangan Anda!”

Jean Charles Rielle, seorang anggota Dewan Negara Jenewa, mengatakan kepada para praktisi: “Saya mendukung Anda dalam perjuangan Anda demi keadilan!”

Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh Minghui.org.

Share