Para Pejabat Inggris Menyatakan Dukungan bagi Praktisi Falun Gong pada Peringatan Aspirasi Bersejarah
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, Menteri Utama Skotlandia Humza Yousaf, Baroness Janet Fookes, Lord Andrew Roberts, Baroness Ruth Lister, Bob Doris MSP, Alan Whitehead MP, Kerry McCarthy MP, Stephen Flynn MP, Ian Murray MP, Patrick Grady MP, Mark Pritchard MP, Fiona Bruce MP, Benedict Rogers
Pejabat pemerintah dari kantor tertinggi di Inggris menyatakan dukungan mereka terhadap upaya untuk mengakhiri penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong di Tiongkok. Pernyataan dukungan ini muncul dalam rangka peringatan 25 tahun Aspirasi Bersejarah 25 April, di mana 10.000 praktisi Falun Gong di Tiongkok menyampaikan permohonan damai kepada pemerintah demi hak untuk bebas menjalankan keyakinan mereka.
Surat dukungan datang dari tokoh-tokoh terkemuka, termasuk kantor Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, kantor Menteri Utama Skotlandia Humza Yousaf, serta berbagai anggota Majelis Tinggi (House of Lords) dan Majelis Rendah (House of Commons) Inggris. Pesan-pesan dalam surat-surat tersebut mempertegas komitmen bersama untuk membela hak asasi manusia yang mendasar dan mempromosikan kebebasan beragama.
Dalam sebuah surat dari Kantor Perdana Menteri, dinyatakan bahwa, “Pemerintah tetap merasa sangat prihatin atas penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong dan pihak lainnya atas dasar agama atau kepercayaan mereka di Tiongkok.” Pernyataan ini senada dengan Menteri Utama Skotlandia, Humza Yousaf, yang menekankan dukungan teguh Pemerintah Skotlandia terhadap kebebasan beragama dan kecamannya terhadap penganiayaan berdasarkan agama atau kepercayaan.
Anggota Parlemen juga menyuarakan dukungan teguh mereka. Patrick Grady MP menekankan, “Saya bangga bersolidaritas bersama mereka yang memperingati 25 tahun sejak Aspirasi Bersejarah damai 10.000 praktisi Falun Gong kepada Pemerintah Tiongkok, untuk meminta dihentikannya pemukulan dan penangkapan terhadap orang-orang yang melakukan latihan Falun Gong.”
“Saya bangga menyatakan solidaritas kepada mereka yang memperingati 25 tahun sejak Aspirasi Bersejarah damai 10.000 praktisi Falun Gong kepada Pemerintah Tiongkok, guna meminta dihentikannya pemukulan dan penangkapan terhadap orang-orang yang melakukan latihan Falun Gong.”
Kerry McCarthy MP mengatakan, “Saya sangat menjunjung tinggi kebebasan beragama dan toleransi. Skala hukuman serta diskriminasi yang dihadapi praktisi Falun Gong, beserta banyaknya jumlah mereka yang telah meninggal, sangatlah keji!”
Fiona Bruce MP, Ketua Aliansi Internasional Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan, menyatakan solidaritasnya kepada komunitas Falun Gong.
Benedict Rogers, salah satu pendiri Komisi Hak Asasi Manusia Partai Konservatif, memuji prinsip Falun Gong yaitu Sejati-Baik-Sabar, dan menyatakan dukungan penuh bagi perlawanan damai mereka terhadap penganiayaan.
“Saat kita memperingati 25 tahun Aspirasi Bersejarah damai oleh 10.000 praktisi Falun Gong kepada pemerintah Tiongkok demi hak dasar mereka untuk menjalankan keyakinan, saya ingin menyampaikan dengan lantang dan jelas: saya menyatakan solidaritas penuh kepada para praktisi Falun Gong,” ujar Rogers. “Demi kebebasan dan martabat manusia para praktisi Falun Gong – serta bagi seluruh rakyat Tiongkok dan dunia yang meyakini kemanusiaan, martabat, hak asasi, dan kebebasan manusia. Saya bersama Anda semua. Dan saya mendukung Anda demi Sejati, Baik, dan Sabar.”
“Saya mendukung Anda semua. Dan saya mendukung Anda dalam menjunjung tinggi Sejati, Baik, dan Sabar.”









