Ancaman Bom di Kennedy Center Menjadi Upaya Terbaru Membungkam Shen Yun dan Falun Gong
Kennedy Center (kennedy-center.org)
NEW YORK — Pada pagi hari tanggal 20 Februari, sebuah ancaman bom anonim dikirimkan ke Kennedy Center di Washington DC, saat teater tersebut tengah bersiap untuk malam pembukaan rangkaian pertunjukan oleh Shen Yun Performing Arts. Shen Yun merupakan perusahaan tarian klasik Tiongkok yang didirikan oleh para praktisi Falun Gong. Kompleks tersebut sempat dievakuasi selama beberapa jam sementara pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada bom yang benar-benar ditempatkan di dalam teater.
Ancaman palsu tersebut merupakan yang terbaru dari serangkaian ancaman bom anonim, penembakan massal, serta ancaman kekerasan seksual selama setahun terakhir yang menyasar para praktisi Falun Gong, penampil Shen Yun, keluarga, serta pendukung mereka. Hingga saat ini, tidak ada kekerasan yang benar-benar terjadi, namun taktik ini tampaknya bertujuan untuk mengintimidasi para penampil dan menakut-nakuti calon penonton.

“Meskipun bersifat anonim dan sejauh ini terbukti palsu, jelas bahwa siapa pun yang mengirimkan ancaman ini melakukannya secara terkoordinasi dan kemungkinan memiliki kaitan dengan Beijing. Lagipula, siapa lagi yang ingin membungkam Shen Yun dan mengintimidasi para pendukung Falun Gong? Ini adalah taktik penindasan lintas negara yang sangat berbahaya dan bejat,” ujar Levi Browde, Direktur Eksekutif Falun Dafa Information Center.
Sejak Maret 2024, Falun Dafa Information Center telah mendokumentasikan lebih dari 60 ancaman yang dikirimkan kepada para praktisi Falun Gong atau Shen Yun. Frekuensi ancaman tersebut terus meningkat sejak Desember 2024 hingga mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sejak Januari 2025, sasaran ancaman juga mencakup para wakil rakyat terpilih yang mendukung Falun Gong, serta pejabat Amerika Serikat lainnya dan lokasi-lokasi strategis seperti Departemen Luar Negeri, Gedung Putih, dan Presiden Donald Trump.
Ancaman pembunuhan yang menyasar Falun Gong dan Shen Yun selama setahun terakhir menunjukkan eskalasi signifikan dibanding masa lalu, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius. Meskipun anonim, ancaman tersebut bertepatan dengan kampanye lebih luas oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) untuk melenyapkan Falun Gong dan Shen Yun di luar negeri, yang mengindikasikan adanya kemungkinan kaitan dengan Beijing. Kampanye tersebut—menurut sumber internal partai, yang dipicu oleh pidato Xi Jinping pada 2022—telah menampilkan peningkatan intimidasi, pelecehan, dan disinformasi yang menyasar Falun Gong dan Shen Yun, terutama di Amerika Serikat. Kampanye ini juga mencakup unggahan yang menyesatkan, tidak akurat, serta menghasut kebencian di platform media sosial seperti X dan YouTube, serta artikel-artikel di media arus utama Barat.
“Saat media berita mulai melaporkan ancaman terbaru ini, sangat penting untuk memperhatikan konteks yang lebih luas. Liputan berita yang mendemonisasi memiliki konsekuensi, dan jejak Beijing terlihat jelas di seluruh kampanye ini,” ujar Browde. “Kami mendesak para jurnalis yang melaporkan ancaman-ancaman ini untuk melihat gambaran yang lebih besar.”
Untuk informasi lebih lanjut:
Versi Bahasa Mandarin : 肯尼迪中心炸彈威脅:噤聲神韻與法輪功的最新企圖










