Memata-matai Falun Gong: Pria yang Menjual Dua Praktisi Seharga $300

Sistem informan yang keji ini tengah berjalan di Provinsi Anhui.

Oleh  Bitter Winter | 29-07-2021

Dikutip dari BitterWinter.org

“…

Di pagi buta, banyak warga Tiongkok melakukan latihan fisik. Meskipun ada pengawasan ketat, beberapa di antara mereka mungkin praktisi Falun Gong, dan terkadang mereka memberikan selebaran kepada orang-orang yang berlatih bersama mereka, atau meninggalkannya di sekitar lokasi agar dapat ditemukan oleh warga yang sedang senam pagi.

Kini, selebaran-selebaran itu berisiko menjadi ladang uang bagi para pemburu imbalan yang mengincar praktisi Falun Gong demi meraup hadiah.

Dua praktisi Falun Gong bernama Yang dan Zhao kini mendekam di penjara Provinsi Anhui dan menghadapi ancaman hukuman berat. Kasus ini bermula saat seorang warga bernama Xu, yang sama-sama melakukan latihan fisik di pagi hari di Kabupaten Huayuan, wilayah administrasi Kota Bengbu, Provinsi Anhui, menemukan sebuah selebaran Falun Gong. Ia kemudian melaporkannya ke pihak Keamanan Publik dan menerima imbalan sebesar 2.000 yuan (setara 300 dolar AS lebih sedikit).

Laporan Xu tersebut membuat polisi berhasil menangkap Yang dan Zhao pada 10 September 2020, serta menyita sejumlah materi Falun Gong di rumah Zhao.

….” 

Artikel asli :

https://bitterwinter.org/spying-on-falun-gong-the-man-who-sold-two-practitioners-for-300/

Share