Wanita yang Dipenjara Mengalami Guncangan Jiwa yang Berat

Inside China

Since 1999, Minghui.org has coordinated a vast networking of individuals who have developed secure methods for delivering first-hand accounts of human rights abuses happening on the ground inside China.

These are personal accounts and analysis from those on the ground inside China — stories the CCP works hard to keep out of the headlines.

They are delivered to you at great risk to the people who have recorded and sent them outside China.

This is the source of these reports…


Wanita asal Daqing Tewas dalam Tahanan Beberapa Hari Setelah Ditangkap karena Berlatih Falun Gong

Seorang wanita berusia 52 tahun, Zhang Fengxia (張鳳霞) dari Kota Daqing, Provinsi Heilongjiang, meninggal dunia pada tanggal 17 Agustus, hanya tujuh hari setelah ditangkap karena keyakinannya pada Falun Gong. Falun Gong adalah sebuah latihan spiritual yang berdasarkan pada prinsip Sejati, Baik, dan Sabar, yang telah menjadi sasaran penganiayaan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) sejak tahun 1999 di Tiongkok.

Read More »
Berkat advokasi internasional, Ny. Liu Pintong akhirnya dapat berkumpul kembali dengan putranya, Hu Xuanming, di Inggris untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun terpisah.

Menemukan Kebebasan di Inggris: Keberhasilan Kampanye Penyelamatan Keluarga

Pada tanggal 14 Juli, Ny. Liu Pintong akhirnya berhasil berkumpul kembali dengan putranya di Inggris setelah hampir satu dekade mengalami penahanan, pengawasan, dan pembatasan perjalanan di Tiongkok. Momen reuni ini menandai berakhirnya masa-masa sulit yang ia lalui akibat kebijakan penganiayaan yang dijalankan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) terhadap mereka yang melakukan latihan Falun Gong.

Read More »

Online Trolls Target Falun Gong on Persecution Anniversary, New Video Analyzes Why Beijing is Trying to Silence American Dancers

July 20, 2025, marked the 26th anniversary of the Chinese Communist Party’s (CCP) brutal persecution of Falun Gong, a peaceful spiritual practice that once had tens of millions of followers across China. Since the crackdown began in 1999, Falun Gong practitioners have faced forced labor, imprisonment, torture, and even organ harvesting. As you are likely aware, the CCP has been escalating its efforts beyond China’s borders, increasingly relying on transnational repression tactics—including disinformation and lawfare campaigns—to silence and intimidate Falun Gong practitioners and their supporters overseas.

Read More »

Warga Guangdong berusia 68 Tahun Meninggal Saat Ditahan di Rumah Sakit Jiwa.

He Jingru, seorang warga berusia 68 tahun dari Kota Huizhou, Provinsi Guangdong, meninggal dunia pada 20 Mei 2025, saat ditahan di rumah sakit jiwa, menurut laporan Minghui.org. Pada tahun 2024, petugas dari Brigade Keamanan Negara dari Biro Keamanan Publik Kabupaten Huidong menculiknya karena melakukan latihan Falun Gong dan mengirimnya ke rumah sakit jiwa di Huizhou.

Read More »

Represi yang Diperbarui: Bagaimana Pasukan Keamanan Tiongkok Menindak Lebih Keras Praktisi Falun Gong Lansia dan Veteran

For over 25 years, the Chinese Communist Party (CCP) has been persecuting practitioners of Falun Gong. Chinese citizens who persevere in their faith or share information about Falun Gong or rights abuses face rampant detention, torture, and extrajudicial killings. In the early years of the persecution, few could have imagined that Falun Gong would survive—or that the CCP’s violent campaign would still be ongoing 26 years later. Yet, that is the reality today. Moreover, in recent years the regime has redoubled its efforts to monitor, detain, imprison, and “transform” Falun Gong practitioners in China and to surveil, harass, silence, and malign believers around the world.

Read More »

Pertemuan di PBB Ungkap Fakta Penganiayaan Agama yang Sistematis dan Praktik Perampasan Organ Paksa di Tiongkok

Jenewa, 16 Juni 2025 — Sebuah pertemuan tingkat tinggi yang digelar di sela-sela sesi ke-59 Dewan HAM PBB kembali menyoroti penganiayaan sistematis yang dilakukan PKT terhadap kelompok religi. Fokus utama pertemuan ini adalah penindasan keji terhadap praktisi Falun Gong serta praktik pengambilan organ secara paksa yang hingga kini masih terus terjadi di Tiongkok.

Read More »
Share